Setor 'Uang Ketok' DPRD Jambi, Pengusaha Asiang Divonis 2,5 Tahun Penjara

Ferdi Almunanda - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 00:22 WIB
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jambi - Pengusaha Joe Fandy Yoesman alias Asiang divonis 2,5 tahun penjara dalam kasus 'uang ketok' bagi anggota DPRD Jambi. Dia dinyatakan terbukti bersalah memberi duit untuk suap kepada sejumlah eks Anggota DPRD Jambi.

"Menjatuhi hukuman selama 2,5 tahun dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan," kata ketua Majelis Hakim Viktor Togi Rumahorbo dalam persidangan di Jambi, Selasa (10/12/2019).

Vonis ini sama dengan tuntutan Jaksa KPK, yakni 2 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan. Kasus yang menjerat Asiang merupakan pengembangan dari kasus suap mantan Gubernur Jambi Zumi Zola.



Asiang dinilai terbukti bersama-sama mantan Plt Sekda Jambi, Erwan Malik, mantan Kadis PU Jambi, Arfan, mantan Asisten III Provinsi Jambi, Saifudin serta mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola, menjanjikan sesuatu berupa uang sebesar Rp 5 miliar kepada anggota DPRD Jambi agar bersedia mengesahkan RAPBD Jambi 2018.

Kuasa hukumAsiang, Muhamad Farizi, mengaku belum memutuskan akan mengajukan banding atau tidak. Dia menyebut Asiang kecewa dengan salah satu poin dalam putusan.

"Untuk menyatakan banding kita bicarakan dulu bagaimana, karena waktu yang diberikan tujuh hari untuk mengambil kesimpulan. Namun yang jelas dengan adanya pernyataan yang menyebutkan jika terdakwa bekerjasama dengan anggota dewan di situ yang membuat terdakwa kecewa. Kalau bekerja sama tidak, tetapi kalau membantu dewan agar dapat uang itu dia mengakui," kata Farizi.
Selanjutnya
Halaman
1 2