Kasat Reskrim Polres Indramayu Absen Jadi Saksi, KPK Koordinasi ke Polri

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 22:23 WIB
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Dua saksi terkait kasus dugaan suap Bupati Indramayu nonaktif Supendi yang berasal dari unsur anggota Polri dan jaksa tidak memenuhi panggilan KPK. KPK akan berkoordinasi dengan Polri dan kejaksaan untuk menghadirkan kedua saksi itu.

"Dua saksi ini belum hadir kami KPK masih berkoordinasi dengan Polri dan kejaksaan untuk kebutuhan melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi tersebut," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada di kantornya Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).


Kedua saksi itu adalah Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Suseno Adi Wibowo dan Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Abdillah. Febri menyebut kedua orang itu dipanggil saksi untuk tersangka Supendi.

"Posisi mereka sebagai saksi tentu yang didalami apa yang ia ketahui terkait pokok perkara," ujarnya.

Supendi bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah (OMS) dan Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Wempy Triyono (WT) ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap terkait proyek di Dinas PUPR.


Supendi diduga menerima duit Rp 200 juta. Omarsyah diduga menerima total Rp 350 juta. Sedangkan Wempy diduga menerima Rp 560 juta selama 5 kali pada Agustus dan Oktober 2019.

Duit ini diduga diterima Supendi dari Carsa AS (CAS), pihak swasta yang mengerjakan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu. CAS diketahui mendapatkan 7 proyek pekerjaan di Dinas PUPR dengan nilai proyek Rp 15 miliar. (ibh/haf)