Bocah di Makassar yang Dipaksa Ibunya Ngemis Kembali Masuk Sekolah

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 19:31 WIB
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Makassar - Bocah perempuan, SA (9), yang dianiaya dan dipaksa ibunya mengemis di Makassar, kini telah kembali masuk sekolah. Bocah SA masuk sekolah agar bisa mengikuti ujian semester.

Meski mulai sekolah, SA tetap tinggal di Rumah Aman Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar, Jalan Anggrek, Makassar.

"Kondisi trauma anak ini perlahan kembali pulih, jadi kita antar jemput ke sekolahnya, meski demikian anak ini masih berada di Rumah Aman, belum diperbolehkan kembali ke rumah orang tuanya," tutur Ketua Tim Reaksi Cepat P2TP2A Makassar, Makmur, Selasa (10/12/2019).



Menurut Makmur, bocah SA sempat mengalami trauma berat akibat tindakan kekerasan ibunya. Makmur menyebut usai menjalani pemulihan trauma dan dinyatakan pulih, bocah SA akan dikembalikan ke ayahnya, berinisial RM yang berprofesi sebagai pemulung.

Meski demikian, tim P2TP2A Makassar masih melakukan pengawasan pada bocah SA. Sementara itu, SM, sang ibu bocah ini masih meringkuk dalam sel tahanan Polsek Panakukang.

Ia dijerat dengan UU No 35 tentang Perlindungan Anak dan UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Diketahui SM memaksa anaknya untuk mengemis di sekitar pintu keluar Mall Panakukang, Jalan Adhyaksa, karena terlilit utang dan cicilan kredit lainnya. SA sempat dipukuli karena pulang tak bawa uang.




Simak video Biar Kapok! Mafia Anak Jalanan di Makassar Bakal Dipidana:

[Gambas:Video 20detik]



(mna/haf)