Mahfud Md: Penegakan HAM Harus Diakui Sudah Maju Pesat

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 18:20 WIB
Mahfud Md (Ari Saputra/detikcom)
Mahfud Md (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan penegakan hak asasi manusia (HAM) sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Menurut Mahfud, saat ini pelanggaran negara terhadap rakyat relatif nihil.

"Ya jadi begini, penegakan dan perlindungan HAM itu harus diakui sudah ada kemajuan pesat. Karena kalau dulu pelanggaran HAM itu vertikal, dari pemerintah ke rakyat. Dulu ya. Yang sekarang tersisa kasusnya dari pemerintah ke rakyat, yang terstruktur dan sistematis," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Mahfud menyebut saat ini yang ada hanya kejahatan antar-rakyat. Bagi Mahfud, hal itu tak masuk kategori pelanggaran HAM.



"Ini sekarang yang dilakukan pemerintah langsung kan nggak ada, antar-rakyat banyak. Sehingga itu bukan lagi kejahatan HAM. Tapi dalam terminologi hukum, kalau horizontal namanya kriminal seperti orang membunuh orang, orang ngeroyok orang, itu kan namanya kriminal, bukan pelanggaran HAM. Tapi intinya itu kan pelanggaran HAM, cuma istilah hukumnya bukan pelanggaran HAM kalau antara rakyat," papar Mahfud.

"Saya dengan kamu lalu berkelahi saya bunuh kamu, itu kan bukan pelanggaran HAM, saya melakukan pembunuhan kriminal. Tapi kalau pemerintah terhadap rakyat itulah pelanggaran HAM," sambung dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2