Pemprov Sulsel Tertibkan Lahan yang Disewakan Warga Rp 50 Juta/Tahun

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 17:53 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menertibkan aset berupa lahan seluas 298 meter persegi. (Foto: Dok. Istimewa)
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menertibkan aset berupa lahan seluas 298 meter persegi. (Foto: Dok. Istimewa)
Makassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menertibkan aset berupa lahan seluas 298 meter persegi. Lahan tersebut selama ini dikuasai warga dan disewakan Rp 50 juta per tahun.

Lahan seluas 298 meter persegi itu berada di Jalan Karunrung, Kota Makassar. Biro Pengelolaan Barang dan Aset milik Pemprov bersama Kejaksaan Tinggi Sulsel, Jaksa Pengacara Negara Kejati Sulsel, dan Satpol PP pada Selasa (10/12/2019) melakukan penertiban.

"Aset kita (lahan di Jalan Karunrung) itu bersertifikat. Luasnya 298 meter persegi," ujar Kepala Biro Pengelolaan Barang dan Aset milik Pemprov Nurlina di kantornya, Selasa (10/12).





Penertiban aset dilakukan dengan memasang papan bertulisan 'Tanah Milik Pemprov Sulsel Berdasarkan Sertifikasi Hak Pakai Nomor 3 Tanggal 23 April 1976'.

Nurlina mengatakan lahan tersebut selama ini dikuasai oleh warga dan telah dibangun 3 lapak untuk berjualan. Lapak itu disewakan ke pedagang dengan harga sekitar Rp 50 juta per tahun.

"Masyarakat persewakan, dengan harga sekitar Rp 50 juta per tahun," katanya.

Tidak ada perlawanan dari warga saat penertiban aset dilakukan. Warga diminta segera mengosongkan lahan tersebut.

"Bulan ini harus dikosongkan," tegasnya.




Nurlina belum mengungkapkan digunakan untuk apa lahan tersebut nantinya. Pihaknya masih menunggu instruksi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

"Yang penting dikosongkan dulu," kata dia.

Diketahui, penertiban aset bermasalah milik Pemprov Sulsel ini menjadi salah satu program prioritas Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.




Tonton juga video Pindad Bikin Tank Baja Khusus Kebakaran Lahan:

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/fdn)