Pemprov DKI Akan Copot TGUPP Rangkap Jabatan, DPRD Minta Gaji Dikembalikan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 09 Des 2019 23:29 WIB
Sekda DKI Saefullah (Fida/detikcom)


Sebelumnya, Komisi E DPRD DKI Jakarta menemukan adanya anggota TGUPP yang mengisi jabatan Dewan Pengawas di Dinas Kesehatan (Dinkes). Komisi E menyebut akan segera memanggil dan menyelidiki hal tersebut.


"Nah, nanti kita mau selidiki, mau cari fakta hukumnya," ujar Ketua Komisi E DKI Jakarta Iman Satria di DPRD DKI Jakarta, Minggu (8/12).

Menurut Iman, anggota TGUPP tidak diperbolehkan rangkap jabatan. Sebab, TGUPP menerima gaji dari dana APBD.

Menurut saya nggak boleh, karena TGUPP ini dapat dari APBD," kata Iman.


Iman menyebut TGUPP saat ini berbeda dengan TGUPP pada masa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Iman mengatakan, di era Ahok, TGUPP digaji melalui kantong pribadi Ahok.

"Kalau zaman Ahok kan dia pakai kantong pribadi, jadi rasional, kalau ini harusnya nggak boleh, saya yakin nggak boleh," tuturnya.
Halaman

(aik/jbr)