Round-Up

Tersangka Minta Dilindungi Jokowi, KPK Fokus Usut Korupsi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 09 Des 2019 21:32 WIB
Dokumentasi Proyek Meikarta (Rachman Haryanto/detikcom)
Dokumentasi Proyek Meikarta (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Seorang tersangka di KPK meminta perlindungan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun KPK tak ambil pusing.

Adalah Bartholomeus Toto yang dijerat KPK dalam pusaran kasus suap terkait perizinan proyek Meikarta. Toto merupakan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang yang disangkakan KPK menyepakati duit suap untuk Neneng Hasannah Yasin saat aktif sebagai Bupati Bekasi.

Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada tahun lalu. Saat itu KPK menetapkan 9 tersangka, termasuk Neneng Hassanah Yasin.


Neneng dan 4 anak buahnya diduga KPK menerima suap untuk memuluskan perizinan Meikarta. Sedangkan pihak pemberi yang dijerat KPK saat itu adalah Billy Sindoro dan 3 orang lainnya.

KPK menyebut Billy dkk ditugaskan PT Lippo Cikarang untuk 'bermain mata' dengan Pemkab Bekasi. Kesembilan orang itu telah diadili serta dinyatakan bersalah dalam perkara suap tersebut.

Belakangan Toto turut dijerat KPK. Namun Toto melawan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3