Novel Baswedan Bersedih di Hari Antikorupsi: Banyak Serangan Lemahkan KPK

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 09 Des 2019 18:11 WIB
Novel Baswedan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK Novel Baswedan mengatakan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun ini diperingati dalam keadaan tak gembira. Sebab, menurutnya, perjuangan pemberantasan korupsi tahun ini banyak menerima serangan dari berbagai sisi.

"Hari Antikorupsi ini kita sedang ada di keadaan yang tidak bergembira. Karena lagi-lagi kita sedang bersedih karena perjuangan pemberantasan korupsi justru terserang dari berbagai sisi, baik KPK-nya yang dilemahkan," kata Novel dalam acara peringatan Hakordia 2019 di gedung KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).


Novel menilai serangan-serangan terhadap KPK cenderung ada pembiaran. Bagi Novel, hal itu tidak bisa dibiarkan.

"Serangan-serangan yang dibiarkan dan justru malah terkesan ada kemenangan bagi koruptor. Tentu ini tidak boleh dibiarkan," imbuhnya.




Ia mewanti-wanti pemerintah agar berhati-hati dalam melakukan pembangunan. Ia menyebut proyek pembangunan merupakan celah adanya tindak pidana korupsi.

"Kita mesti sadar bersamaan dengan pembangunan pasti kebocoran dan korupsi juga banyak. Kita berharap semoga yang dilakukan oleh pemerintah semuanya baik," ujar Novel.


Novel mengingatkan proses pembangunan akan berhasil bila ada penguatan hukum pemberantasan korupsi. Untuk itu, ia mengatakan harus pemerintah tidak boleh membiarkan ada pelemahan di KPK.

"Kita perlu ingat keberhasilan pembangunan tentu harus bersamaan dengan penguatan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Jadi kita berharap ke depan Indonesia lebih baik, tapi tidak boleh dibiarkan setiap pelemahan dilakukan terhadap KPK atau lembaga antikorupsi," tuturnya.




Jawaban Jokowi saat Ditanya soal Hukuman Mati bagi Koruptor:

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/jbr)