Batas Waktu Ungkap Teror Air Keras Novel Habis, Polri: Kita Tetap Kerja

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 09 Des 2019 12:14 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan batas waktu hingga awal Desember untuk mengungkap kasus teror air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Hingga pekan kedua Desember, Polri menyebut penyidik masih terus bekerja.

"Namanya penyidikan itu tergantung dari pada alat bukti. Contoh banyak kasus yang sampai sekarang belum terungkap. Tentunya penyidik tetap melakukan kegiatan untuk mencari baik melalui ilmiah, mulai dari induktif, deduktif, kita tetap bekerja untuk melakukan pengungkapan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).



Argo juga merespons ucapan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang meminta perkembangan kasus itu diumumkan walaupun tak ada kemajuan. Argo mengatakan tim penyidik sudah beberapa kali menyampaikan paparan ke pimpinan KPK.

"Nanti, kan tim belum dapat info dari tim penyidik. Kita paparan juga ada, paparan ke pimpinan KPK beberapa kali, kita libatkan penyidik KPK juga untuk kasus ini," ucap Argo.

Sebelumnya, Jokowi pada 1 November meminta Kapolri Jenderal Idham Aziz menuntaskan pengungkapan kasus teror terhadap penyidik KPK Novel dengan tenggat awal Desember.



Jokowi juga bakal meminta laporan Kapolri Jenderal Idham Azis terkait perkembangan penanganan kasus teror terhadap Novel Baswedan. Idham akan dipanggil sore ini.

"Sore nanti akan saya (panggil)," ujar Jokowi di SMKN 57, Jakarta Selatan, Senin (9/12).


Simak Video "Novel Baswedan Berharap Kabareskrim Baru Ungkap Kasusnya"

[Gambas:Video 20detik]

(abw/haf)