Polisi Gelar Prarekonstruksi Kasus Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Suriyatman - detikNews
Senin, 09 Des 2019 10:15 WIB
Foto: Prarekonstruksi kasus balita tanpa kepala di Samarinda (Suriyatman/detikcom)
Foto: Prarekonstruksi kasus balita tanpa kepala di Samarinda (Suriyatman/detikcom)
Samarinda - Polresta Samarinda menggelar prarekonstruksi kasus tewasnya Muhammad Yusuf Gazali (4), balita malang yang hilang di tempat penitipan anak dan PAUD di jalan AW Syahranie, Samarinda. Jasad balita Yusuf ditemukan tanpa kepala.

Prarekonstruksi digelar di tempat penitipan anak dan PAUD di jalan AW Syahranie Samarinda Senin (9/12/2019) pagi. Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Assa mengatakan hal ini dilakukan untuk melihat kembali kronologi hilangnya Muhammad Yusuf Gazali dari sekolahnya.

Seluruh ruangan di sekolah diperiksa petugas hingga parit lokasi diduga korban terjatuh sebelum hilang. Bahkan, dalam prarekonstruksi, petugas juga menyisiri parit sejauh 3 km untuk melihat kondisi parit sekaligus mencari organ tubuh yang kemungkinan masih ada di sekitar TKP.


"Kita mau lihat bagaimana kejadian yang menyebabkan korban hingga hilang dan kemudian ditemukan tewas kemarin," kata Damus usai kegiatan prarekonstruksi.

Sejak jasad Yusuf ditemukan kemarin, lanjut Damus, para penyidik sudah melakukan penyisiran di saluran drainase yang ada di TKP hingga lokasi penemuan. "Semua data nanti kita kumpulkan untuk nantinya disimpulkan apakah korban yang ditemukan tewas akibat tindakan kriminal atau terseret air banjir saat itu," jelasnya.


Disinggung mengenai hasil visum yang dilakukan tim dokter, Damus mengaku belum mendapatkan hasil pemeriksaan dari tim medis. Sebelumnya, polisi telah mengungkap
identitas jasad balita yang ditemukan tanpa kepala di parit besar di RT 30 Gang Antasari 2 Samarinda Ulu, Minggu (8/12) pagi. Yusuf merupakan balita yang dikabarkan menghilang pada 22 November 2019 saat dititipkan orang tuanya di PAUD di Jalan Abdul Wahab Syahrani, Kecamatan Samarinda Ulu atau 3 KM dari lokasi penemuan jasad korban.

Selain tidak memiliki kepala, jasad Yusuf dalam kondisi kulit perut terbuka dan tanpa ada organ tubuh di dalamnya saat ditemukan. Tangan dan kaki juga terlihat patah di beberapa bagian. (gbr/rvk)