BKSDA Duga Kalung GPS Harimau Bonita Lepas, Pergerakannya Tak Terpantau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 09 Des 2019 09:13 WIB
Foto: Harimau Bonita. Dok. BKSDA Riau
Foto: Harimau Bonita. Dok. BKSDA Riau
Pekanbaru - Dua ekor harimau Sumatera Bonita dan Atan Bintang sempat dipasang kalung GPS Collar saat dilepas kembali di kawasan hutan Riau untuk memantau pergerakannya. Namun, GPS tersebut kini diduga lepas dari leher harimau itu.

"Sebelum dilepasliarkan keduanya dipasang GPS Collar. Ini untuk memantau pergerakannya. Namun, kita perkirakan GPS yang terpasang sudah lepas," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, Senin (9/12/2019).



Haryono menjelaskan kalung GPS dari leher Bonita lebih awal terlepas dibanding milik Atan. Menurutnya, setelah tiga hari dilepas ke hutan, Bonita sudah tak terpantau lagi.

"Tiga hari setelah Bonita dilepasliarkan tidak bisa terpantau lagi. Tidak terlihat lagi pergerakannya yang kita pantau lewat GPS itu. Kuat dugaan kalung GPS Bonita sudah terlepas," kata Haryono.

Dia menyebut Bonita sempat terpantau sangat agresif saat kalung GPS-nya masih terpasang. Haryono mengatakan Bonita terus bergerak beberapa kilometer dari lokasi awal dilepas.

"Waktu GPSnya belum terlepas, pergerakan Bonita terpantau sangar agresif sekali. Dia terus bergerak hingga beberapa kilimoter dari lokasi awal dilepaskan," kata Haryono.


Simak Video "Warga Inhil Riau Tewas Diserang Harimau"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2