Istana Tepis Jokowi Emosional: Beliau Biasa Saja Tanggapi Wacana Amandemen

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 19:06 WIB
Foto: Dini Purwono (dok. Pribadi)
Foto: Dini Purwono (dok. Pribadi)
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Fraksi PDIP Ahmad Basarah menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya tidak harus menyampaikan pernyataan yang cenderung emosional dalam menyikapi isu perihal amandemen UUD 1945. Apa kata Istana?

"Pak Jokowi sebenarnya biasa saja dalam menanggapi wacana amandemen UUD 45," kata Stafsus Presiden bidang hukum Dini Shanti Purwono kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Dini menegaskan Jokowi tak emosional dalam menanggapi wacana itu. Hanya saja, kata dia, Jokowi khawatir amandemen UUD 1945 melebar ke mana-mana.

"Hanya memang ada kekhawatiran Bapak kalau amandemen itu nanti jadi melebar ke mana-mana yang berpotensi mencederai demokrasi," katanya.



Politikus PSI itu mengatakan, Jokowi juga enggan muncul persepsi publik bahwa dirinya ingin mempertahankan posisinya sebagai presiden. Jokowi, kata Dini, tak ingin menciderai demokrasi Indonesia.

"Bapak juga tidak ingin ada persepsi publik bahwa Bapak masih ingin 1 periode lagi. Karena itu sama sekali tidak ada di benak beliau. Bapak taat kepada konstitusi dan ingin agar demokrasi Indonesia terawat dengan baik," tutur Dini.

Simak Video "Soal Amandemen, Golkar: Dalam Waktu Dekat Tak Perlu"


Selanjutnya
Halaman
1 2