Ma'ruf Amin: Munas Golkar Dikira Akan Panas, Ternyata Sejuk

Gibran Maulana Ibrahim, Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 20:21 WIB
Airlangga dan Bamsoet menyambut Maruf Amin dalam penutupan Munas Golkar. (Gibran Maulana/detikcom)
Airlangga dan Bamsoet menyambut Ma'ruf Amin dalam penutupan Munas Golkar. (Gibran Maulana/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin turut senang Munas X Partai Golkar berjalan lancar. Dia mengatakan sempat mendengar dugaan Munas X Golkar akan berjalan panas.

"Semula ada yang mengira Munas Golkar ini akan panas. Tapi ternyata dugaan itu keliru. Karena Partai Golkar ternyata munasnya berjalan dengan lancar, sejuk," kata Ma'ruf di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Dia mengatakan suasana ini patut disyukuri karena secara tidak langsung juga berdampak pada situasi politik nasional. Dalam kesempatan ini, Ma'ruf juga memberi ucapan selamat kepada Airlangga Hartarto yang kembali terpilih menjadi Ketum Golkar.


Ma'ruf Amin di penutupan Munas GolkarMa'ruf Amin dalam penutupan Munas Golkar. (Gibran Maulana/detikcom)

"Patut disyukuri Munas Golkar berjalan lancar, sejuk, aman, dan demokratis. Situasi dan kondisi ini sangat mendukung suasana persatuan untuk membangun Indonesia lewat Partai Golkar," ungkapnya.

Ma'ruf kemudian menyampaikan ungkapan yang biasa dilontarkan dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Ma'ruf memang pernah menjabat pengurus NU dari struktur bawah hingga menjadi Rais Aam PBNU.


"Kata orang NU, katanya, sebelum munas, gegeran. Sesudah munas, gegeran. Gegeran itu ribut, tapi setelah munas ketawa-ketara, saling rangkul, dan mendukung satu sama lain. Dan itu kita lihat dalam sambutan ketum tadi," tuturnya.

"Memang ada ungkapan, yang sudah lewat, lewat saja. Tapi kita bangun ke depan untuk kondisi yang lebih baik," imbuhnya.
Halaman

(jbr/imk)