5 Fakta Terbaru Ledakan Granat Asap di Monas

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 07:38 WIB
Lokasi ledakan granat asap di kawasan Monas. Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom

Bukan Sisa Pengamanan Reuni 212

Sebelum granat asap itu meledak, terdapat kegiatan di kawasan Monas, yaitu Reuni 212. Namun dipastikan, granat asap itu bukan sisa pengamanan terhadap Reuni 212 pada 2 Desember 2019.

"Nggak, nggak ada. Bukan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019).

Bukan Milik Polisi

Pemilik granat asap belum diketahui. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menegaskan bahwa granat asap itu bukan milik anggota kepolisian.

"Nggak ada, nggak ada punya polisi, siapa bilang punya polisi? Nggak ada," tegas Yusri.

POM TNI Investigasi

Asal usul granat asap yang meledak di Monas juga masih diinvestigasi adalah POM TNI. "Masih investigasi dari POM TNI," kata Kapendam Jaya Kolonel Inf Zulhandrie, Rabu (4/12/2019).

Selain itu, Polisi akan menggandeng pihak TNI saat memeriksa dua korban tersebut. "Nanti sama-sama (dengan TNI saat memeriksa korban), karena (korban) kan TNI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019).

Kondisi 2 Anggota TNI Membaik

Dua prajurit TNI Serka Fajar dan Praka Gunawan menjadi korban ledakan yang terjadi di dalam area Monas. Kondisi keduanya yang dirawat di RSPAD kini dinyatakan sudah membaik.

"(Sudah) membaik," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ketika dihubungi, Selasa (3/12/2019) malam.

Yusri juga mengatakan kedua korban itu sudah bisa berbicara selayaknya orang biasa. Berdasarkan permintaan dokter, kedua korban itu belum bisa dijadikan saksi untuk mengisi keterangan lebih lanjut.
Halaman

(aan/haf)