Cageur Jasa Jadi Inovasi Pelayanan Kesehatan Terbaik di Tangerang

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 19:36 WIB
Foto: Dok. Pemkot Tangerang
Foto: Dok. Pemkot Tangerang
Jakarta - Sejak diluncurkan pada 2017, Program Kolaborasi Kunjungan Terintegrasi Keluarga Sehat (Cageur Jasa) telah dilaksanakan pada 36 puskesmas di wilayah Kota Tangerang secara serentak dan berkelanjutan. Atas keberhasilan dalam melayani publik di bidang kesehatan, Program Cageur Jasa berhasil masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019.

Dalam kegiatan ini petugas akan datang ke rumah warga memberikan edukasi dan pelayanan terbaik bagi Warga Kota Tangerang. Petugas akan bekerja setelah jam puskesmas selesai, mereka akan memastikan kondisi warga tersebut sehat. Petugas juga dibekali dengan 66 unit sepeda motor sekaligus perlengkapan peralatan medis di antaranya peralatan public health nursing, peralatan pasien khusus dan fasilitas lainnya.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan Cageur Jasa memberikan pelayanan pengecekan kesehatan secara langsung hingga ke rumah-rumah oleh petugas kesehatan sesuai standar.


"Ini selaras dengan program Kementerian Kesehatan yang berusaha untuk membuat pendekatan atau sosialisasi kesehatan pada keluarga. Cageur Jasa juga bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan kota layak huni, khususnya dalam bidang kesehatan," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Rabu (4/12/2019).

Dalam praktiknya, bila nanti ditemukan masalah maka akan diberikan rujukan ke rumah sakit, namun bila sehat maka akan diberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat. Manfaat yang dapat diperoleh dari Program Cageur Jasa seperti pasien yang tidak dapat datang ke Puskesmas dan membutuhkan pelayanan, dapat terjaring dengan adanya kunjungan Cageur Jasa.

Atas keberhasilan dalam melayani publik di bidang kesehatan, Program Cageur Jasa menerima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Keberhasilan Cageur Jasa jadi motivasi untuk kami, Pemerintah Kota dengan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah), untuk bisa memberikan kontribusi yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Lewat program ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menyebutkan angka kematian ibu dan bayi menurun 50 persen setiap tahunnya. Menurunnya kematian ibu dan bayi diakui berkat keberhasilan berbagai program yang memaksimalkan aplikasi Sijariemas yang berkembang menjadi Cageur Jasa.

Jika pada tahun 2016 angka kematian ibu melahirkan mencapai 19 orang. Pada tahun 2019 hingga bulan Agustus hanya 3 orang. Sementara untuk angka kematian bayi baru lahir pada tahun 2016 mencapai 83 kejadian sementara tahun 2019 hanya 10 kejadian. Capaian ini berkat petugas Cageur Jasa yang sigap melakukan pemantauan ibu hamil melalui pendataan yang sudah terintegrasi dengan kader-kader di puskesmas.


Sebagai informasi, Cageur Jasa merupakan program Dinkes Kota Tangerang sebagai komitmen Kota Tangerang di bawah pimpinan Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal.

Program Cageur Jasa merupakan pengembangan dari dua program yakni Usaha Kesehatan Perorangan (UKP) dan Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM). Petugas Cageur Jasa dilengkapi dengan peralatan medis saat melakukan pemeriksaan ke rumah warga. Adapun jenis penyakit yang diperiksa, mulai dari penyakit ringan hingga adanya temuan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Petugas Cageur Jasa bekerja setelah jam puskesmas selesai.

Program ini memiliki keistimewaan karena para pasien akan ditangani langsung oleh para petugas kesehatan yang handal sesuai dengan kebutuhan pengobatan pada pasien. Sebanyak lima dokter spesialis dengan keahlian yang handal siap melakukan penanganan langsung seperti halnya dokter spesialis jantung. (prf/ega)