2 WN Kenya Pengeroyok Wanita di Bar Kuta Dituntut 8 Bulan Penjara

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 17:01 WIB
Foto: 2 WN Kenya diadili karena keroyok perempuan di Bali (Dita-detikcom)
Foto: 2 WN Kenya diadili karena keroyok perempuan di Bali (Dita-detikcom)
Denpasar - Dua warga negara (WN) Kenya, Ruth Bely A Tieno dan Lorine Namelok Sale dituntut delapan bulan penjara terkait kasus penganiayaan. Keduanya diyakini jaksa telah memukuli korban hingga babak belur di depan salah satu bar di Jl Popies Kuta, Badung.

"Menuntut supaya majelis hakim PN Denpasar yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan menjatuhkan pidana terhadap masing-masing terdakwa berupa pidana penjara masing-masing selama 10 bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan," kata jaksa penuntut umum I Nyoman Triarta saat membacakan surat tuntutan di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Rabu (4/12/2019).

Kasus itu bermula pada Senin (5/8) pukul 02.30 Wita di depan Bar Seven di Jl Popies II, Legian, Kuta. Korbannya adalah Joaninha Maria Graciet Verdial Vieira yang kala itu tengah berjalan bersama adiknya tiba-tiba dihampiri terdakwa Ruth.

Ruth tiba-tiba memegang kedua tangan korban dan menanyakan pria bernama Lionel. Tak berselang lama, terdakwa Ruth membenturkan dahinya ke arah hidung korban hingga bengkak.

"Terdakwa Ruth Berly A Tieno melakukan pemukulan bersama-sama terhadap korban Joaninha Maria Graciet Verdial dengan cara melakjkan pemukulan menggunakan tangan kanan dalam posisi mengepal sebanyak dua kali ke arah bibir korban hingga mengalami luka robek mengeluarkan darah. Selanjutnya terdakwa Ruth melakukan pemukulan lagi menggunakan tangan kanan dalam posisi mengepal sebanyak 1 kali hingga mengenai bagian telinga kiri saksi," beber Triarta.

"Selanjutnya terdakwa Ruth menjambak rambut korban dan langsung menyerampang kaki korban hingga terjatuh. Terdakwa Lorine Namelok Sale melakukan penganiayaan dengan memegang rambut korban menggunakan kedua tangannya lalu membenturkan kepala korban ke aspal selanjutnya terdakwa Lorine menginjak bahu sebelah kiri korban sambil memegang kedua tangan korban," sambungnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2