Jokowi Dituding Tak Paham Pancasila, PPP: Rocky Gerung Merasa Paling Benar

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 16:15 WIB
Foto: Achmad Baidowi. (Lamhot Aritonang/detikcom).
Foto: Achmad Baidowi. (Lamhot Aritonang/detikcom).
Jakarta - PPP meminta Rocky Gerung tak asal menuduh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tanpa bukti. Hal itu menyikapi pernyataan Rocky yang menyebut Jokowi tak paham dengan Pancasila hingga akhirnya muncul tagar #RockyGerungMenghinaPresiden di Twitter.

"Rocky merasa paling benar. Sebaiknya kita tidak perlu menuduh orang tanpa bukti, apalagi belum tentu kita lebih baik dari yang dituduh," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).


Menurut Awiek, meski diserang berbagai tuduhan, Jokowi tetap presiden pilihan rakyat. Awiek pun menyebut Rocky belum tentu lebih 'laku' dari Jokowi di mata masyarakat.

"Ya mau diserang bagaimanapun, Pak Jokowi adalah presiden pilihan rakyat Indonesia. Coba kalau Rocky Gerung maju pilpres, apakah juga dipilih dan menang? Itu indikator nyata sebenarnya siapa yang laku di masyarakat," ungkapnya.

Awiek meminta Rocky Gerung tak merasa paling paham Pancasila. Ia pun menyinggung pernyataan 'kitab suci fiksi' Rocky yang menurutnya tak sejalan dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Memangnya Rocky Gerung paling paham Pancasila? Tidak usahlah merasa paling benar. Contoh saja, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya penduduk Indonesia berketuhanan. Tapi ada yang bilang bahwa kitab suci fiksi, padahal kitab suci itu pedoman bagi mahluk beragama. Kalau begini, apakah yang bersangkutan tidak paham Pancasila, khususnya sila pertama?" ujar Awiek.
Selanjutnya
Halaman
1 2