Demokrat DKI Minta Pemprov Serius Cegah Kebakaran

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 16:04 WIB
Foto: Ari Saputra
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar serius dalam mencegah kebakaran. Demokrat menyoroti kasus kebakaran di Jakarta yang mencapai 857 kejadian dari Januari hingga Juli 2019.

"Permasalahan kebakaran merupakan permasalahan besar DKI Jakarta. Dari Januari sampai Juli 2019, tercatat 857 kejadian kebakaran," kata anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, Desi Christyana Sari, dalam rapat paripurna Raperda APBD 2020, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).


Desi menyebut Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) belum memiliki panduan baku manajemen kebakaran. Hal itu dinilai sebagai penyebab kebakaran terus berulang.

"Berdasarkan kajian dari Ombudsman RI Perwakilan DKI Jakarta, ditemukan bahwa DPKP belum memiliki panduan baku sistem manajemen kebakaran terutama terkait kemampuan menghadapai resiko yang ditimbulkan," tuturnya.

Selain itu, Desi menyoroti tidak ada inspeksi berkala pada pos DPKP. Petugas pemadam, menurut Desi, masih terlalu lama untuk sampai ke lokasi kebakaran.


"Tidak pernah dilakukan inspeksi berkala sesuai jenjang di sektor maupun pos Damkar. Selain itu, penanggulangan kebakaran juga belum dapat dilakukan secara ideal. Petugas kebakaran membutuhkan waktu setidaknya 30 menit untuk sampai ke lokasi kebakaran, padahal dalam SOP maksimal 15 menit harus sampai," ujarnya.

Desi meminta Pemprov DKI Jakarta serius mengkaji kembali penanggulangan kebakaran di Jakarta. Pendekatan teknologi, menurut Desi, juga perlu dilakukan dalam penanganan kebakaran di Jakarta.

"Fraksi Demokrat meminta agar pihak eksekutif perlu melakukan kajian yang mendalam dan melibatkan pakar," sebut Desi. (fdu/aan)