Komisi X DPR Minta Kemendikbud Bedah Hasil Penelitian PISA 2018

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 08:43 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian (Foto: Dok. Pribadi)
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta - Hasil survei Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2018 menyatakan Indonesia berada pada peringkat 10 terbawah dari 79 negara dalam kategori matematika, literasi, dan sains. Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian prihatin melihatnya, padahal menurutnya ketiga kategori itu merupakan ilmu dasar pembelajaran.

"Sangat disayangkan hasil PISA 2018 Indonesia sangat rendah. Untuk ketiga kategori (matematika, literasi, dan sains) Indonesia masuk di daftar 10 terbawah dari 79 negara yang disurvei. Padahal, ketiga kemampuan yang disurvei merupakan skill-skill dasar yang dibutuhkan seorang manusia dalam menjalani kehidupan, bukan hafalan," ujar Hetifah kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).


Dia mengambil contoh kemampuan literasi merupakan dasar untuk seorang anak menangkap informasi. Hetifah mengatakan jika anak tak cermat maka akan mudah terpengaruh dengan informasi yang tidak jelas (hoaks).

"Saya ambil contoh dalam kemampuan literasi, salah satu yang diukur adalah apakah anak bisa mengambil kesimpulan dari sebuah paragraf. Kemampuan ini penting sekali, karena jika anak-anak kita tidak bisa mengambil makna dari sebuah paragraf, akan rentan untuk mendapat informasi yang salah atau terpapar hoax," katanya.
Selanjutnya
Halaman
1 2