detikNews
2019/12/04 07:11:46 WIB

Stafsus Jokowi soal LHKPN: Segera Kami Lapor, Paling Lambat Januari 2020

Zunita Putri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Stafsus Jokowi soal LHKPN: Segera Kami Lapor, Paling Lambat Januari 2020 Foto: Stafsus Kepresidenan di Istana (Andhika-detikcom)
Jakarta - KPK mewajibkan staf khusus (Stafsus) Presiden dan Wakil Presiden untuk menyetor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Stafsus Presiden Jokowi pun menyambut baik dan menyatakan aka segera melaporkan harta kekayaan mereka ke KPK.

"Merupakan kewajiban kami sebagai pejabat publik untuk melaporkan kekayaan kami. Dan akan kami laporkan paling lambat bulan Januari 2020," kata Stafsus bidang urusan Papua, Gracia Billy Mambrasar saat dihubungi, Selasa (3/12/2019).

Hal yang sama juga diungkapkan Stafsus bidang disabilitas atau Jubir bidang sosial, Angkie Yudistia, dia mengatakan saat ini dirinya tengah menyiapkan rincian harta kekayaanya. Dia pun menyebut rencananya akan melaporkan hartanya di bulan ini.

"Kami sedang melengkapinya ya, setelah selesai segera akan kamu laporkan ke LHKPN dengan segera. Semoga bisa dan sangat di usahakan dalam bulan ini ya," kata Angkie melalui pesan singkat.



Sementara itu, Stafsus Presiden bidang hukum Dini Shanti Purwono mengungkapkan salah stau persyaratan bekerja dan mendapat akses menjadi Stafsus adalah menyetor LHKPN. Menurutnya, dalam waktu dekat ini seluruh Stafsus yang dulunya swasta akan segera menyetor LHKPN.

"nggak ada masalah kok, kita stafsus tanpa ada imbauan dari presiden kita tahu kok bahwa salah satu kewajiban kita adalah menyampaikan LHKPN. Itu kan menjadi persyaratan normatif dari Setkab (Selretariat Kabinet) ya, karena kami direkrut prosesnya melalui Setkab," ujar Dini.

Simak Video "KPK Tunggu 6 Menteri dan Wamen Yang Belum Lapor LHKPN"




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com