detikNews
2019/12/03 19:45:35 WIB

Kejati DKI Akan Evaluasi Kasus Korupsi yang Ditangani 2 Jaksa Pemeras Saksi

Rivki - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kejati DKI Akan Evaluasi Kasus Korupsi yang Ditangani 2 Jaksa Pemeras Saksi Foto: Kasie Penkum Kejati DKI Nirwan Nawawi (dok. pribadi)
Jakarta - Dua oknum jaksa di Kejati DKI Jakarta, ditangkap tim gabungan Kejaksaan Agung (Kejagung) karena diduga memeras saksi. Kejati DKI akan mengevaluasi kasus yang ditangani oleh 2 oknum jaksa tersebut.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari Kejati DKI, Selasa (3/12/2019), kedua oknum kejaksaan tersebut sedang menangani kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan PT. Dok dan Perkapalan Koja Bahari. Adapun 2 oknum jaksa yang diamankan tim gabungan ialah YRM selaku Kasie Penyidikan dan FYP selaku Kasubsi Tipikor dan TPPU.

"Terkait penanganan tindak pidana korupsi Dugaan Penyimpangan dalam Pengelolaan Keuangan PT. Dok dan Perkapalan Koja Bahari, akan segera dilakukan evaluasi oleh Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta," ujar Kasie Penkum Kejati DKI Nirwan Nawawi dalam keterangan tersebut.



Berikut penjelasan lengkap Kasie Penkum Kejati DKI Jakarta terkait 2 oknum jaksa yang diamankan Kejagung:

Sehubungan dengan pemberitaan terkait diamankannya 2 (dua) personel Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yakni YRM (Kasi Penyidikan) dan FYP (Kasubsi Tipikor dan TPPU) yang diduga selaku penerima dan CH (pihak swasta) yang diduga selaku pemberi pada tanggal 2 Desember 2019.

Terkait kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan PT. Dok dan Perkapalan Koja Bahari oleh tim gabungan dari Kejaksaan Agung tim Saber Pungli dari JAM Pengawasan dan tim dari JAM Intelijen, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tetap mengikuti proses pendalaman melalui mekanisme pengawasan, mekanisme etik maupun mekanisme penanganan perkara yang saat ini tengah berjalan di Kejaksaan Agung.

Dengan kata lain Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta akan tetap berkoordinasi dan mendukung penuh terhadap proses yang tengah berjalan, sedangkan terkait penanganan tindak pidana korupsi Dugaan Penyimpangan dalam Pengelolaan Keuangan PT. Dok dan Perkapalan Koja Bahari, akan segera dilakukan evaluasi oleh Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.



Tonton juga Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Wawan :




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com