detikNews
2019/12/03 18:40:18 WIB

Ahok Dulu Mau Tebang Tiang Reklame di DKI, Bagaimana Kini?

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 3
Ahok Dulu Mau Tebang Tiang Reklame di DKI, Bagaimana Kini? Foto ilustrasi Gubernur Anies Baswedan dan pendahulunya, Ahok dan Djarot. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Tiang reklame roboh di Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, Minggu (1/12) malam. Beruntung, tak ada korban jiwa. Dulu, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah hendak menebang tiang-tiang reklame usai ada peristiwa reklame roboh saat hujan. Namun kenapa kini masih ada tiang reklame?

Robohnya tiang reklame adalah hal yang membahayakan, tapi kadang terjadi juga di musim hujan. Bukan kemarin saja tiang reklame roboh. Pada 25 Februari 2017, baliho besar di depan Rumah Sakit Harapan Kita, Slipi, Jakarta Barat, roboh usai magrib. Saat itu adalah era Ahok.



"Kami sudah sampaikan sebenarnya, namanya reklame, billboard itu mau kami tebang," ujar Ahok di gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, 27 Februari 2017.

Ahok mengaku mendapat kendala saat akan menebang reklame, yaitu perizinan mendirikan reklame. Jika izin reklame belum habis, pihak Pemprov DKI Jakarta tak bisa melakukan penebangan. Saat itu, konstruksi reklame juga disorot. Penyebab jatuhnya papan reklame itu adalah kontrol konstruksi reklame dari penyelenggara biro iklan sangat minim. Pemilik izin salah perhitungan dalam membangun tiang reklame sehingga roboh menimpa taksi.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com