detikNews
2019/12/03 17:49:28 WIB

Analisis BKSDA soal Serangan Harimau ke Manusia di Sejumah Daerah di Sumsel

Raja Adil Siregar - detikNews
Halaman 1 dari 3
Analisis BKSDA soal Serangan Harimau ke Manusia di Sejumah Daerah di Sumsel Jejak harimau di Pagaralam (Dok ist)
Palembang - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan terus memantau kemunculan harimau sumatera di beberapa lokasi. Bahkan, ada beberapa alasan yang diduga kuat jadi penyebabnya.

"Kemunculan harimau di Kota Pagaralam diduga berasal dari dua kantong harimau di Bukit Dingin dan Jambul Patah," terang Kasi Konservasi wilayah II BKSDA Sumsel, Tito, Selasa (3/12/2019).



Menurut Tito, Kantong Bukit Dingin punya luas 63 ribu hektar dan membentang dari Lahat, Pagaralam, sampai Empat Lawang. Sedangkan Jambul Patah memiliki luas 282 ribu ha dan membentang dari Lahat, Pagaralam, sampai Muaraenim.

Berikut ini dugaan penyebab terjadi konflik beberapa hari terakhir di Pagaralam dan Lahat menurut catatan BKSDA Sumsel:



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com