Jokowi: Tak Mungkin Indonesia Bisa Kokoh Bersatu Kalau Ideologinya Berbeda

Jokowi: Tak Mungkin Indonesia Bisa Kokoh Bersatu Kalau Ideologinya Berbeda

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 15:52 WIB
Foto: Presiden Jokowi memberikan pengarahan dalam presidential lecture di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. (Kanavino-detikcom)
Foto: Presiden Jokowi memberikan pengarahan dalam presidential lecture di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. (Kanavino-detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya ideologi Pancasila bagi Indonesia. Menurut Jokowi, Indonesia akan hilang arah tanpa ideologi yang jelas.

"Tidak mungkin negara sebesar kita Indonesia bisa kokoh bersatu seperti kita kalau ideologinya berbeda-beda, mau ke mana kita? Kita ngajak ke utara, ada yang ke selatan, ada yang ke barat, mau ke mana kita kalau seperti itu? Itulah pentingnya ideologi," kata Jokowi saat memberikan pengarahan dalam presidential lecture di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).


Jokowi meminta setiap kebijakan diisi dengan nilai-nilai Pancasila. Ideologi Pancasila harus terimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Oleh sebab itu saya mengajak meminta agar setiap produk-produk kebijakan, produk-produk regulasi, produk-produk perundangan rasa ideologi itu harus nampak. Ideologi Pancasila itu harus nampak di situ," ujar dia.


Bagi Jokowi, Pancasila akan memandu perjalanan bangsa Indonesia agar tidak salah arah.

"Sekali lagi setiap produk kebijakan, setiap produk regulasi, setiap produk UU, rasa ideologi Pancasila itu harus ada. Kalau tidak? Nggak tahu mau ke mana kita," tutur dia. (knv/idh)