Diduga Peras Saksi, 2 Oknum Jaksa Kejati DKI Jakarta Ditangkap Kejagung

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 13:44 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Cianjur - Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (Tim PAM SDO) JAM Intelijen Kejaksaan Agung menangkap 2 orang oknum jaksa yang diduga terlibat dalam pemerasan seorang saksi perkara dugaan tipikor yang sedang ditangani Pidsus DKI Jakarta. Kejagung juga mengamankan seorang berinisial CH yang diduga sebagai perantara penyerahan uang hasil pemerasan tersebut.

"Pada Senin (2/12/2019), sekitar pukul 14.50 WIB TIM PAM SDO, JAM Intel Kejaksaan Agung mengamankan tiga orang terdiri dari satu orang swasta berinisial CH dan dua oknum jaksa inisial YRM dan FYP. Mereka diduga telah melakukan pemerasan kepada saksi berinisial MY," kata Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, saat konferensi Pers usai Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Agung RI 2019 di Hotel Yasmin Cipanas Puncak Kabupaten Cianjur, Selasa (3/12/2019).



Burhanuddin menyebut YRM menjabat sebagai Kasi Penyidikan pada Aspidsus sementara FYP menjabat sebagai Kasubsi Tipikor dan TPPU keduanya bertugas di Aspidsus Kejati DKI Jakarta. Sementara korban pemerasan inisial MY kapasitasnya adalah sebagai saksi yang dimintai keterangan dalam perkara dugaan tipikor yang sedang ditangani Pidsus Kejati DKI Jakarta. Namun, dia tak menyebut kasus tersebut.

"MY selaku pelapor mengaku telah menyerahkan uang sejumlah Rp 1 miliar kepada oknum Jaksa YRM dan FR, melalui perantaraan CH. Pelapor menerangkan bahwa ia kembali diminta sejumlah uang dan sertifikat oleh CH untuk diserahkan pada tanggal 2 Desember 2019," jelas Burhanuddin.
Selanjutnya
Halaman
1 2