Selama Seminggu, 653 Kendaraan Ditilang Langgar Jalur Sepeda

Selama Seminggu, 653 Kendaraan Ditilang Langgar Jalur Sepeda

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 02 Des 2019 16:45 WIB
Pengendara menyerobot jalur sepeda di Jl Panglima Polim. (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Pengendara menyerobot jalur sepeda di Jl Panglima Polim. (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 653 kendaraan ditilang karena melanggar jalur sepeda. Pengendara sepeda motor paling banyak ditilang dibanding kendaraan lain.

"Total dari 25 November sampai 29 November kemarin itu, 653 kendaraan itu ditilang. Roda dua sebanyak 557 kendaraan, roda tiga 33 kendaraan, roda empat 63 kendaraan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lipoto saat dihubungi, Senin (2/12/2019).

Syafrin belum melihat ada tren menurun jumlah pelanggar. Paling banyak pelanggar terjaring pada hari Selasa (26/11).


"Rata-rata, contohnya Kamis-Jumat, grafiknya justru turun, Jumat (ada) 68 kendaraan. Tertinggi Selasa, ada 165 kendaraan," ucap Syafrin.

Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya akan memperketat pengawasan. 45 CCTV tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) akan dipasang pada 2020.

"Kami kan sudah komit melakukan pengawasan di lapangan bersama jajaran kepolisian. Tahap awal kami memang mendorong menggunakan petugas, tetapi ke depan kami akan lakukan pengawasan secara elektronik," ujar Syafrin.


"Tahun ini kepolisian akan melengkapi 12 titik. Kamera yang sudah terpasang akan ditambah 45 dan dengan adanya kamera itu tilang elektronik itu bisa dimasifkan," kata Syafrin.

Kamera CCTV tersebut merupakan hibah dari Pemprov DKI Jakarta kepada Polda Metro Jaya. Kendali CCTV dipegang oleh Polda Metro Jaya.

"Iya. Di ruang pengawasan Polda Metro Jaya. Kami lengkapi, kami perbanyak," ucap Syafrin. (aik/aan)