Majelis Taklim Harus Terdaftar di Kemenag, Muhammadiyah Ingatkan Soal Ini

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Minggu, 01 Des 2019 08:48 WIB
Dadang Kahmad (Foto: dok. Muhammadiyah)
Dadang Kahmad (Foto: dok. Muhammadiyah)
Jakarta - PP Muhammadiyah tak masalah majelis taklim harus terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag). Namun Muhammadiyah meminta pemerintah tak bersikap diskriminatif.

"Untuk kepentingan administrasi negara, terdaftarnya majelis taklim di Kemenag baik asal jangan jadi mempersulit dan diskriminatif," kata Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, kepada wartawan, Sabtu (30/11/2019) malam.



Dadang mengingatkan pemerintah agar jangan menjadikan pendaftaran majelis taklim itu sebagai jalan untuk mengawasi kegiatan masyarakat. Dadang meminta pemerintah tak 'alergi' dengan masyarakat yang berbeda paham keagamaan.

"Ya eksesnya itulah yang harus dijaga. Kalau hanya sampai terdaftar tidak apa. Tapi kalau sampai diatur dan diawasi sehingga mereka dipaksa harus mengikuti aliran keagamaan penguasa itulah yang harus dihindari. Penyeragaman paham keagamaan itu tidak baik. Bahkan melarang atau menutup majelis taklim karena berbeda dengan paham keagamaan pejabat kemenag itu yang disebut arogan atau memaksakan kehendak atau truth claim," tutur Dadang.


Selanjutnya
Halaman
1 2