Ustaz Maaher Laporkan Balik Abu Janda Terkait Pencemaran Nama Baik

M Rizki Pratama - detikNews
Sabtu, 30 Nov 2019 23:45 WIB
Ustaz Maaher Laporkan Balik Abu Janda (Foto: Rizki/detikcom)


Menurut Maaher, Abu Janda telah melakukan penggiringan opini. Dia juga menyangkal tuduhan gurunya seorang teroris.

"Tuduhan dia dan fitnah dia, kemudian dia menuduh saya guru teroris. kemudian dia melakukan penistaan agama, dia mengatakan di akun Instagram nya di video atau vlog yang dia posting di akun Instagram pribadinya, bahwa teroris itu punya agama, dan agamanya adalah Islam. Dia menyebutkan Permadi Arya atau Abu Janda menyebutkan dengan terang, dengan sengaja di ruang publik, bahwa teroris punya agama dan agamanya Islam. Ini jelas penistaan agama, melanggar undang-undang negara republik Indonesia pasal 156 A KUHP," papar dia.



Maaher pun meminta Abu Janda belajar bahasa Indonesia lagi. Selain itu, Maaher juga mengajak Abu Janda untuk lebih mendalami hukum Islam.

"Jadi tolonglah terhadap Permadi Arya alias Abu Janda belajarlah bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan baper, jangan cari sensasi, dan belajar agama. Kalau anda agamanya merasa Islam, mari kita belajar hukum hukum Islam ya. Kita mondok pesantren lagi, kita tanya lagi pada ulama, bagaimana pandangan fikih Islam menurut 4 mazhab yang disepakati, tentang hukum bagi penista agama," tutur dia.

Laporan terhadap Abu Janda ini teregister dengan nomor STTL/555/XI/2019/BARESKRIM tangga; 30 November 2019. Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 45 ayat (3) Jo 27 ayat (3), Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP, Fitnah UU Nomor 1 Tahun 1946 Pasal 311 KUHP.

Sebelumnya, Permadi Arya (Abu Janda) melaporkan Ustaz Maaher At-Thuwailibi ke Bareskrim Polri atas tuduhan menyebarkan ancaman pembunuhan di media sosial. Laporan itu diterima dengan nomor LP/B/1007/XI/2019/BARESKRIM. Maaher dituduh melanggar Pasal 28 dan 29 Undang-Undang ITE.

"Kita melaporkan Ustaz Maaher At-Thuwailibi atau nama aslinya Soni Eranata, karena yang bersangkutan telah membuat ancaman pembunuhan. Jadi yang bersangkutan membikin di akun Twitter, menyerukan pada jemaah agar saya dan Ibu Sukmawati dibunuh," kata Abu Janda usai membuat laporan di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Jumat (29/11).
Halaman

(knv/isa)