BNPB Terus Kirim Tambahan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok Selatan

Herianto Batubara - detikNews
Sabtu, 30 Nov 2019 21:43 WIB
Pendistribusian bantuan untuk para korban (Foto: dok. BNPB)
Pendistribusian bantuan untuk para korban (Foto: dok. BNPB)
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengirimkan bantuan kepada para korban banjir bandang di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Berbagai kebutuhan yang diperlukan para korban di pengungsian telah didistribusikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan resminya kepada wartawan, Sabtu (30/11/2019). Agus mengatakan BNPB melalui Direktorat Logistik hari ini telah mengirimkan bantuan logistik dan peralatan untuk darurat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok Selatan.

Bantuan tersebut terdiri atas 471 paket makanan siap saji, 471 paket lauk pauk, 471 paket makanan tambahan gizi, 200 paket sandang, 149 paket kebersihan keluarga, 152 paket perlengkapan bayi, 160 selimut, dan 80 matras. Selain itu, BNPB mengirimkan bantuan peralatan berupa 2 unit perahu polietilen beserta mesin dan mobil pikap.

BNPB Terus Kirim Tambahan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok SelatanPendistribusian bantuan untuk para korban. (Foto: dok. BNPB)

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui BPBD Provinsi Sumatera Barat juga telah mengirimkan bantuan logistik gelombang ketiga bagi para korban terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok Selatan hari ini. Bantuan senilai Rp 635 juta tersebut diberikan sebagai upaya pemulihan pada masa tanggap darurat pascabencana.


BPBD Kabupaten Solok Selatan memastikan bantuan logistik gelombang ketiga tersebut disalurkan secara merata dan diterima dengan baik oleh para warga terdampak bencana banjir bandang, baik yang menetap di rumah masing-masing maupun yang mengungsi di tenda pengungsian.

BNPB Terus Kirim Tambahan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok SelatanPendistribusian bantuan untuk para korban (Foto: dok. BNPB)

"Perkembangan pendistribusian logistik alhamdulillah aman dan baik sampai hari ini. Sejumlah bantuan logistik yang diangkut dalam satu truk tersebut berisi beras, mi instan, air mineral, sembako lainnya, dan pakaian layak pakai diterima di posko darurat bencana dan telah diberikan kepada para warga," ujar Kasi Logistik BPBD Kabupaten Solok Selatan Lusi.

Selain bantuan logistik, BPBD Kabupaten Solok Selatan bersama tim gabungan relawan telah mendirikan dapur umum yang selalu menyediakan dan mendistribusikan makanan pagi, siang, dan malam bagi para pengungsi dan korban bencana yang tidak tinggal di pengungsian sejak 22 November 2019 hingga hari ini.

BNPB Terus Kirim Tambahan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok SelatanPendistribusian bantuan untuk para korban (Foto: dok. BNPB)

Berdasarkan data sementara, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, menjadi wilayah sangat terdampak dan masih dalam penangan. Adapun jumlah warga terdampak sementara yang bisa dihimpun meliputi empat jorong: Sapan Salak 54 KK (197 jiwa), Manggih 9 KK (30 jiwa), Sapan Sungai Nan Duo 27 KK (115 Jiwa), dan Pasir Panjang 39 KK (165 jiwa).


Kendala Lapangan

BPBD Kabupaten Solok Selatan mengakui adanya kendala lapangan dalam upaya menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak. Kondisi medan berat serta jarak jauh dari jangkauan menjadi tantangan yang harus dihadapi para sukarelawan dan BPBD dalam menyalurkan bantuan. Kondisi cuaca yang masih sering turun hujan juga menjadi faktor penghambat pendistribusian bantuan.

Kondisi tersebut, menurut BNPB, memang sering terjadi dalam setiap distribusi logistik di wilayah terdampak bencana. Kendati demikian, BPBD Kabupaten Solok Selatan beserta segenap tim gabungan yang bertugas akan lebih memaksimalkan upaya dalam rangka pemulihan pascabencana. Menurut laporan hingga hari ini, BPBD akan kembali mengirimkan bantuan logistik dan peralatan ke daerah Nagari Pakan Rabaa Timur, Jorong Pinti Kayu, esok hari. (hri/idh)