detikNews
2019/11/29 15:24:07 WIB

Survei Parameter: 50,3% Tak Setuju Gerakan 212-FPI Ancaman Demokrasi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Halaman 2 dari 2
Survei Parameter: 50,3% Tak Setuju Gerakan 212-FPI Ancaman Demokrasi Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno (Azizah/detikcom)


Persepsi bahwa gerakan Islam kanan tidak mengancam iklim demokrasi di Indonesia itu tersebar di hampir semua lapisan demografi, dan juga di hampir seluruh pemilih partai politik. Namun, jika sudah menjadi gerakan aksi massa, lebih banyak yang menyatakan tidak mendukung.

"Ini yang menjadi penting dalam temuan kita bahwa gerakan 212 itu bukan ancaman bagi demokrasi. Tapi kalau sudah berubah menjadi gerakan massa, relatif banyak yang tidak setuju," ungkapnya.


Responden dalam survei ini juga ditanya pilihan politiknya dalam Pilpres 2019 lalu. Hasil survei Parameter menunjukkan 62 persen responden yang mendukung demonstrasi dan aksi massa gerakan Islam kanan adalah pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Dan uniknya, yang mendukung gerakan aksi Islam ini mengalir dari masyarakat kota, usianya muda, pendidikan tinggi, memiliki medsos, beragama Islam, dan mengaku mendukung Prabowo dan Sandi. Jadi ini in line seakan-akan bahwa bekas dari pilpres itu belum sepenuhnya usai," ucap Adi.


FPI Janji Setia NKRI-Pancasila, FPG: Dilihat Rekam Jejaknya

[Gambas:Video 20detik]


(azr/fdu)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com