DPR Minta Jokowi Jelaskan Grand Design Jika Eselon III-IV Diganti Robot

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 29 Nov 2019 08:02 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: Andhika Prasetya/detikcom)


Senada dengan Mardani, anggota Komisi II F-PDIP Arif Wibowo berharap Jokowi menjelaskan secara detail mengenai rencana menganti eselon III-IV dengan artificial intelligence itu. Menurutnya, Menpan RB Tjahjo Kumolo pernah menyampaikan hanya pejabat eselon III-IV tertentu yang akan diganti.

Namun, Ia mengatakan hingga kini belum ada konsep yang jelas mengenai rencana pemangkasan pejabat eselon III-IV. Komisi II masih menunggu konsep yang jelas dari Jokowi soal rencana itu.

"Pemangkasan eselon III dan IV sudah dijelaskan olen Menpan-RB itu dilakukan secara bertahap untuk jenis-jenis jabatan tertentu barang kali mereka bisa diganti dengan artificial intelligence itu. Nah konsep itu road map tentang pemangkasan eselon III dan IV secara bertahap terhadap jenis jabatan apa saja di kementerian lembaga atau dan lembaga pemerintah atau non pemerintahan itukan sedang kita tunggu, kemudian kita akan cermati. Bahwa itu semangatnya reformasi birokrasi tentu kita setuju," kata Arif.



Presiden Jokowi memiliki rencana mengganti pegawai negeri sipil (PNS) eselon III-IV dengan artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Hal ini sejalan dengan program pemangkasan pejabat eselon di lingkungan kementerian dan lembaga (k/l).

Program pemangkasan pejabat eselon di kementerian dan lembaga dalam rangka reformasi birokrasi yang selama ini dibutuhkan oleh para pelaku usaha. Pasalnya, selama ini birokrasi menjadi salah satu kendala investasi masuk ke Indonesia.

"Saya sudah perintahkan juga ke Men-PAN (Tjahjo Kumolo) diganti dengan AI. Kalau diganti artificial intelligence, birokrasi kita lebih cepat. Saya yakin itu. Tapi sekali lagi, ini juga akan tergantung omnibus law ke DPR," jelas Jokowi di acara CEO Forum di Ritz-Charlton, Jakarta, Kamis (28/11)


Simak Video "Jokowi Akan Ganti Eselon III dan IV dengan Robot"

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(ibh/idn)