Wapres Ma'ruf: Produktivitas Nasional Pendorong Utama Ekonomi

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 28 Nov 2019 21:46 WIB
Foto: Dok. Kemnaker
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong pemerintah daerah untuk aktif melakukan upaya peningkatan produktivitas di daerah masing-masing dengan melibatkan perusahaan, dari skala kecil, menengah, hingga besar di Indonesia. Hal itu ia ucapkan saat penyerahan penghargaan Paramakarya Tahun 2019 di Istana Wapres.

"Melalui penghargaan ini saya minta agar Kemnaker dapat menjadikan perusahaan-perusahaan ini sebagai model duta peningkatan produktivitas usaha untuk mendorong kesegaran dunia usaha dan masyarakat luas terhadap pentingnya peningkatan produktivitas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11/2019).

Dalam acara tersebut, Ma'ruf menyampaikan upaya untuk meningkatkan produktivitas nasional merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan perekonomian nasional.


"Produktivitas nasional ini merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi jangka panjang guna menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif ke depannya," jelasnya.

Dia menuturkan peningkatan produktivitas usaha harus dimulai dari usaha di sektor usaha kecil, hal ini perlu dilakukan mengingat usaha skala kecil masih memiliki keterbatasan, seperti tingkat keterampilan pegawainya masih rendah, pendidikan yang rendah, serta masih menggunakan teknologi yang terbatas.

"Terkait hal tersebut saya sangat mengharapkan para penerima penghargaan Paramakarya dapat menjadikan usaha mikro agar dapat berkembang menjadi role model dan terus bertransformasi menjadi usaha lebih besar dan produktif," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam laporannya mengatakan pemberian Anugerah Paramakarya ini diberikan sebagai wujud kepedulian pemerintah dalam memotivasi dunia usaha agar terus berupaya menerapkan prinsip-prinsip efektivitas, efisiensi, kualitas, dan ramah lingkungan dalam melakukan usaha sehingga tetap dan makin produktif.

Penghargaan Paramakarya Tahun 2019 ini mengangkat tema 'Kita Indonesia, Kita Produktif'. Penghargaan ini dibagi menjadi tiga kategori perusahaan, yakni usaha besar, usaha menengah, dan usaha kecil.


Berikut ini daftar nama 30 perusahaan penerima penghargaan Paramakarya Tahun 2019:

Kategori usaha besar, PT Sukorejo Indah Textile, PT Eramart, PT Sinar Pematang Mulia II, PT PGAS Solution, dan PT Kunango Jantan.

Kategori usaha menengah, PT Marizarasa Sarimurni, CV Slamet Quail Farm, PT Lestari Jaya Bangsa, PT Timboel, PT Bandangantirta Agung, PT Indotirta Sriwijaya Perkasa, PT Coklat Citra Rasa, PT Cahaya Anugrah Sentosa, PT Subitu Kreasi Busana.

Kategori usaha kecil, Rapindo Coffee, CV Saripati LAer, CV Seribu Satu, Indah Sari, CV Fania Grup, Kyan Ulos, UD Dede Satoe, UD Trikora, P4S Cahaya Duta Palili, Darma Jaya Snack, dan CV Uni Batik.

Sebagai penghargaan atas dukungan dan pembinaan kepada perusahaan yang telah berhasil mendapatkan penganugerahan produktivitas paramakarya tahun 2019, maka kami juga memberikan penghargaan kepada Gubernur-Gubernur yang perusahaan di wilayahnya mendapatkan penghargaan Paramakarya, berikut 23 Provinsi penerima penghargaan Paramakarya:

Provinsi Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Lampung, DKI Jakarta Sumatera Barat, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Bengkulu, Bali, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Jambi, NTT, Bangka Belitung, NTB, Riau. (prf/ega)