Pemkot Semarang Sabet Penghargaan Inovasi Pembangunan Daerah

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 28 Nov 2019 18:18 WIB
Foto: Pemkot Semarang
Foto: Pemkot Semarang
Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menobatkan Pemerintah Kota Semarang sebagai kota terbaik peringkat satu kategori faktor penguat atau enabling environment. Penghargaan diserahkan oleh Plt Direktur Sistem Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi, Muhammad Amin kepada Pemerintah Kota Semarang yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

"Pada dasarnya setiap daerah mempunyai daya saing untuk menarik perhatian investor, untuk kemudian masuk dan berinvestasi di berbagai sektor mulai pariwisata, ekonomi, UMKM, pendidikan, dan sektor-sektor lainnya," ujar Ita sapaan akrabnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11/2019).

Hal itu disampaikannya dalam acara Anugrah Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) bertajuk Penguatan Inovasi Menuju Daya Saing dan Kemandirian Bangsa. Ita mengatakan wujud komitmen untuk terus memajukan Kota Semarang dari segala aspek, khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan dapat menggambarkan kondisi dan kemampuan dalam mengoptimalkan seluruh potensi Kota Semarang.


"Melalui peningkatan produktivitas, serta persaingan baik, (semoga tercapai), demi kesejahteraan masyarakat yang tinggi dan berkelanjutan," terangnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jateng Sarwana Pramana yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah menyebutkan Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa, keanekaragaman hayati, sosial budaya, bahkan memiliki banyak hal yang diimpi-impikan oleh bangsa lain. Namun, dengan ketersediaan yang ada menjadikan kita kehilangan daya imajinasi.

"Kenyamanan ini berpotensi untuk melahirkan ide-ide segar, namun di satu sisi juga mengakibatkan kita terbiasa menjadi pengguna dan terjebak sebagai peniru dan pengikut ide. Padahal negeri ini punya putra-putri terbaik yang mempunyai intelektual, kreativitas, tidak pernah memiliki kelangkaan pemikiran hebat, serta orang-orang visioner," jelasnya.

Sarwana menyampaikan persaingan yang tinggi di era globalisasi ini menuntut kemampuan dalam penguasaan Iptek dan inovasi menuju ekonomi berbasis pengetahuan untuk meningkatkan daya saing bangsa, dengan memperkuat perekonomian daerah dan domestik.


Sebagai informasi, pada 2019 ini, sebelumnya Pemkot Semarang mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat melalui Kemenkes dan Kemendagri sebagai Kota Sehat Swasti Saba Wistara. Kemudian penghargaan Pemerintah Daerah Inovatif untuk inovasi layanan gawat darurat 112 dari Kemenkominfo.


Simak Video "Polda Metro Ungkap Penipuan Perumahan Syariah, 270 Orang Tertipu"

[Gambas:Video 20detik]

(akn/ega)