detikNews
2019/11/28 06:13:08 WIB

Jokowi Minta Kabinetnya Tak Dinilai dari Jumlah, PKS Bandingkan dengan AS

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Halaman 2 dari 2
Jokowi Minta Kabinetnya Tak Dinilai dari Jumlah, PKS Bandingkan dengan AS Jubir PKS M Kholid (Foto: Dok Pribadi).


Kholid pun menilai 'gemuknya' kabinet Jokowi ini tak lain sebagai cerminan politik akomodasi kepentingan. "Jadi membesarnya kabinet Jokowi ini cerminan politik akomodasi kepentingan bukan politik meritokrasi," kata Kholid.

Presiden Jokowi memiliki komposisi kabinet yang 'gemuk' di periode ini. Jokowi buka suara soal gemuknya kabinet.

"(Harus) fungsional dan efektif. Ini kan tidak masalah banyaknya dong," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019).



Di periode ini, Jokowi memiliki tambahan 12 wakil menteri dan 14 stafsus presiden di lingkaran Istana. Jokowi mengatakan, yang terpenting adalah efektivitas yang diberikan.

"Jangan menilai sesuatu dari banyaknya, bandingkan dengan negara-negara yang berpenduduk lebih sedikit. Organisasinya seperti apa, efektivitas seperti apa," katanya.


Simak Video "Bahas RPJMN, Jokowi Wanti-wanti Menteri Jangan Miskin Implementasi"

[Gambas:Video 20detik]


(mae/azr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com