Massa Tuntut Kesejahteraan Guru Masih Bertahan, Lalin Arah Istana Macet

Muhammad Rizki Pratama - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 16:54 WIB
Demo tuntut kesejahteraan guru. (M Rizki Pratama/detikcom)
Demo tuntut kesejahteraan guru. (M Rizki Pratama/detikcom)
Jakarta - Massa mahasiswa yang menggelar aksi long march dari Patung Kuda ke arah Istana Merdeka menuntut kesejahteraan guru masih bertahan. Lalu lintas di sekitar lokasi demo mengalami kemacetan.

Pantauan di depan gedung Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (27/11/2019), lalu lintas yang mengarah ke Istana Merdeka tampak macet. Hanya satu lajur yang bisa dilalui kendaraan.

Akibatnya, suara klakson dari pengendara bersahutan. Polisi tampak mengurai kemacetan di sekitar lokasi demo.


Massa mahasiswa sejatinya ingin berdemo di Taman Pandang. Namun mereka hingga saat ini masih tertahan di depan Kemenko PMK.

Mobil komando massa juga masih bertahan di depan gedung Kemenko PMK. Sejumlah orang berorasi sambil membawa atribut spanduk 'Guru Berdaulat', 'Sejahterakan Guru Honorer', 'Selamatkan Guru Indonesia' dan bendera kampus.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, mahasiswa mengajukan sejumlah tuntutan. Berikut ini isi tuntutannya:

1. Mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera mengeluarkan Perpres mengenai PPPK
2. Mendesak pemerintah untuk mengoptimalkan pengontrolan kualitas guru
3. Mendesak pemerintah untuk melaksanakan peraturan terkait jaminan keamanan terhadap guru dalam mendidik yang diatur pada Undang-Undang No 14 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen
4. Menuntut pemerintah untuk memenuhi kebutuhan guru terhadap peserta didik di setiap daerah demi tercapainya kualitas pendidikan yang baik.


Simak Video "PKS: Guru Ditarik Politik Praktis, Buruk Buat Masa Depan Pendidikan"

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/hri)