Viral Ningsih Tinampi Salahkan Korban Perkosaan, Komnas Perempuan: Kemunduran

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 13:15 WIB
Ningsih Tinampi (Foto: Muhajir Arifin)

Saat ditelusuri, potongan video itu berasal dari salah satu video di akun YouTube Ningsih Tinampi berjudul 'BAHAYA BENCI DAN IRI HATI "DUKUN SANTET NGAWUR"'. Dalam video itu, Ningsih sebenarnya sedang bicara dengan sosok yang merasuki perempuan berbaju kuning.

Di bagian awal, sebenarnya Ningsih bertanya bagaimana sosok yang merasuki itu mati. Lalu dijawab bahwa ia mati bunuh diri usai diperkosa banyak pria. Setelah itu, barulah Ningsih bicara tentang 'jangan menyalahkan orang yang merkosa'.


Pandangan 'menyalahkan korban perkosaan' bentuk kemunduran

Komisioner Komnas Perempuan, Adriana Venny, menilai pandangan pihak-pihak yang masih menyalahkan korban dalam pemerkosaan merupakan suatu kemunduran. Dia merujuk pada konvensi mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita (Convention on the Elimination of all Forms of Discrimination Against Women-CEDAW).

"Ya itu merupakan kemunduran, karena sebelum Konvensi CEDAW diratifikasi tahun 1984, kekerasan seksual tidak dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Adriana saat dihubungi, Rabu (27/11/2019).

"Konvensi penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan menegaskan agar semua negara melaksanakan instrumen HAM perempuan," sambungnya.


Selanjutnya
Halaman
1 2 3