Di Forum APPSI, Gubernur Sulsel Paparkan Pembangunan Jalur Terisolir Seko

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 00:31 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. (Foto: Dok. Istimewa)
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. (Foto: Dok. Istimewa)
Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah memaparkan perkembangan pembangunan jalur menuju wilayah terisolir di Sulsel, yakni Kecamatan Seko, Luwu Utara. Nurdin menyebut jalur yang tengah dibangun di Seko akan menjadi penghubung ke provinsi lainnya di Sulsel.

"Pembangunan jalan menuju Seko menjadi pintu baru bagi tiga provinsi yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Tiga daerah ini secara jalur penghubung terbilang cukup jauh, namun Seko menjadi kunci untuk memperpendek jalan penghubung," ujar Nurdin dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (27/11/2019).



Hal ini dipaparkan Nurdin di hadapan Gubernur se-Indonesia dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (26/11).

Dikatakan Nurdin, antara Kecamatan Sabbang, Luwu Utara dengan Kota Palu, Sulawesi Tengah saat ini dihubungkan dengan jalur sepanjang 800 kilometer. Namun, jika jalur di Seko nantinya telah jadi, maka jarak antara Sabbang dengan Kota Palu tinggal 600 kilometer. Dengan demikian pembangunan jalur di Kecamatan Seko mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, salah satunya jarak Sabbang-Kota Palu terpotong 200 kilometer.

"Padahal pak, Seko ini lebih dekat untuk menghubungkan ke Sulawesi Tengah pak, kalau itu jadi. Ke Sulawesi Utara dari Sabbang sampai Palu jarak 800 kilometer tapi kalau Seko ini jadi pak itu hanya 600 kilometer," kata Nurdin yang juga mantan Sekjen Apkasi Indonesia.

Nurdin menyebut Seko yang selama ini menjadi daerah terisolir di Sulsel akan dibangun menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Langkah awal yang dilakukan ialah membangun jalur untuk meningkatkan konektivitas.



"Nah daerah terisolir ini namanya Seko. Seko ini bisa dijadikan pusat pertumbuhan ekonomi baru, kalau ini selesai maka Sulsel, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah jauh terkoneksi dengan baik, Seko ini akan menjadi pusat lumbung daging Pak," ujar mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 ini.

Menurut Nurdin, Seko memiliki potensi yang tinggi untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulsel. "Kalau saya itu daerah (Seko), sama dengan Tasmanyia Australia," ucapnya. (nvl/idn)