SKB Cegah Radikalisme, Istana: Deradikalisasi Tak Hanya soal Keamanan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 15:51 WIB
Foto: Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Foto: Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Penerbitan Surat Keputusan Bersama (SKB) 6 menteri dan 5 lembaga perihal pencegahan radikalisme di kalangan PNS serta PP tentang Pencegahan Tindak Pidana Terorisme dan Perlindungan terhadap Penyidik, Penuntut Umum, menuai kritik. Istana menjelaskan maksud penerbitan dua aturan itu.

"Sebenarnya lebih ke sebuah panduan bahwa pendekatan untuk deradikalisasi itu pendekatan yang komprehensif. Tidak hanya pendekatan keamanan, pendekatan komprehensif itu bisa melalui pendidikan edukasi, perbaikan infrastruktur sosialnya, infrastruktur pendidikan, perbaikan dan lain-lain," kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019).


Moeldoko mengatakan deradikalisasi jangan hanya dilihat dari pendekatan keamanan. Menurut dia, upaya untuk mencegah radikalisme harus dilakukan secara menyeluruh.

"Intinya bahwa deradikalisasi itu jangan hanya didekati dengan pendekatan keamanan, tetapi jauh lebih penting menurut saya pendekatan-pendekatan kesejahteraan, pendekatan pendidikan, kesehatan dan seterusnya. Itu jauh melampaui dari yang kita pikirkan seolah-olah itu deradikalisasi hanya pendekatan keamanan," ujar dia.
Selanjutnya
Halaman
1 2