PKS Soroti Masalah Guru Masa Kini: Politisasi-Kriminalisasi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 12:20 WIB
Foto: Presiden PKS Sohibul Iman. (Johan 20detik)
Jakarta - PKS menilai ada sejumlah persoalan yang dihadapi guru di Indonesia. Masalah itu berkaitan dengan kompetensi dan distribusi guru hingga ke daerah-daerah.

"Pertama soal kompetensi, ini menjadi PR kita karena memang kalau kita perhatikan ya, guru belum sepenuhnya ideal secara kompetensi. Kedua, terkait distribusi guru. Di seluruh Indonesia ini, sekarang kita masih menghadapi banyak daerah yang kekurangan guru," kata Presiden PKS Sohibul Iman di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

"Ada satu guru tak hanya menangani satu pelajaran, tapi seluruh kelas. Ketiga, ada renumerasi. Nah, ini klasik," imbuhnya.

Hal itu disampaikan Sohibul dalam diskusi publik bertajuk 'Derita Guru dalam Sistem Pendidikan Indonesia. Sohibul menilai ada masalah lain di era reformasi, di antaranya guru rentan dipolitisasi.

"Pertama yaitu politisasi guru. Guru ditarik ke politik praktis, terutama di pilkada-pilkada. Ini buruk buat masa depan guru dan masa depan kita. Karena itu kita berharap parpol harus bisa bersikap secara baik dan arif, dan gurunya sendiri jangan mau ditarik-tarik," ujar Sohibul.


Tonton juga PKS: Guru Ditarik Politik Praktis, Buruk Buat Masa Depan Pendidikan :


Selanjutnya
Halaman
1 2