Menteri Edhy Paling Tak Dipercaya Publik, Gerindra: Penggiringan Opini!

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 09:00 WIB
Foto ilustrasi: Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo  (Pradita Utama/detikcom)
Foto ilustrasi: Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Partai Gerindra membela kadernya, Edhy Prabowo yang disebut dalam survei Indonesia Political Opinion jadi menteri paling tidak dipercaya responden. Gerindra merasa ada upaya untuk penggiringan opini buruk terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan itu.

"Nggak tahu patokannya apa bahwa ngomong Pak Edhy Prabowo tidak pas dengan posisi yang sekarang. Saya memang melihat beberapa hari ini ada opini penggiringan untuk terlihat membuat Pak Edhy dianggap tidak tepat di situ," ucap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, saat dihubungi, Sabtu (23/11/2019).



Menurut Dasco, Edhy membawa perubahan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Namun, beberapa pihak tidak menyukai tindakan tersebut.

"Banyak mafia takut sama Edhy Prabowo karena dia melakukan pembenahan serius, dia turun ke lapangan. Dia jumpa oraganisasi nelayan tanpa kecuali untuk dapat masukan dan buat kebijakan pro rakyat, kok malah dibilang ini (tidak sesuai). Ini pasti penggiringan opini biar disebut nggak kerja," kata Dasco.

Edhy pun baru sekitar satu bulan bekerja menjedi menteri. Bagi Dasco, kurang tepat jika sudah dinilai buruk. "Anda harus paham, Edhy Prabowo bekerja sama menteri lain baru beberapa hari. Kami dari Partai Gerindra akan tegak lurus membela kader kami karena kami akan anggap yang akan bermain dan takut dengan Edhy Prabowo, di situ adalah mafia-mafia yang selama ini ada di KKP," ucap Dasco.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3