Round-Up

'Air Terjun' Tol Bekasi Tumpah, Kontraktor Berbenah

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 23 Nov 2019 06:21 WIB
Foto: screenshot video
Bekasi - Warga di Jalan Kalimalang, Bekasi dihebohkan dengan kemunculan 'air terjun' dari atas Tol Becakayu. Tumpahan air membuat Jalan Raya Kalimalang pun banjir.

Dirangkum detikcom, peristiwa itu terjadi pada Kamis (21/11) sore. Kejadian ini membuat kontraktor langsung berbenah, melakukan perbaikan di tol layang itu.

"Adapun penyebab terjadinya curahan air tersebut adanya pengerjaan pipa drainage dan parapet menuju saluran bawah yang belum selesai. Sesuai dengan schedule penyelesaiannya adalah hari ini 22 November 2019," jelas Direktur PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, Ayuda Prihantoro dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (22/11/2019).

Lokasi 'air terjun' itu sendiri ada di salah satu konstruksi ruas Tol Becakayu Seksi 2A. Di mana Tol Becakayau Seksi 2A ini masih dalam proses rekonstruksi yang ditargetkan selesai pada Mei 202 dan beroperasi pada Juni 2020.

Curahan air dari atas Tol Becakayu mengakibatkan banjir di ruas Jalan Kalimalang Raya, Bekasi. Ayuda menyebutkan, banjir terjadi karena saluran air pada badan jalan yang tidak sanggup menampung debit air.




"Pada lokasi badan jalan yang terkena dampak curahan air tersebut mengalami banjir sepanjang kurang lebih 50 meter, karena saluran air pada badan jalan tersebut tidak sanggup menampung debit air akibat curahan hujan," katanya.

Ia menambahkan, adanya galian instalasi di ruas jalan tersebut menambah disfungsi saluran air.

"Sesuai pantauan di lapangan kebetulan pada lokasi tersebut sedang ada galian untuk kabel Telkom sehingga menambah disfungsi saluran," katanya.

Ayuda mengaku pihaknya telah melakukan penanganan dengan membersihkan dan mengerahkan pompa ke lokasi kejadian pada saat itu. Ayuda juga menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna jalan yang terganggu kenyamanan atas kejadian itu.








"PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku pemilik konsesi akan melakukan pelebaran drainage existing dan akan segera dieksekusi berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk mencegah terulangnya genangan," imbuhnya.

Ayuda menjamin tidak akan ada lagi 'air terjun' di Tol Becakayu. Pihanya memperbaiki saluran air yang ditargetkan selesai pada Jumat (21/11) kemarin.

"Insya Allah (tidak terulang). Sedang kita lakukan langkah-langkah koordinasi dengan Dinas Bina Marga perbaikan baik di saluran air arteri dan di elevated toll yang proses konstruksi," ujar Ayuda.



Kejadian itu membuat para pengguna jalan dan warga sekitar mengabadikan momen tersebut. Seorang saksi bahkan menyebutnya mirip dengan air terjun Niagara.

"Airnya yang terjun besar banget, kayak air terjun aja itu yang Niagara. Mirip lah, kayak air terjun pokoknya deras banget," ujar Bayu ketika ditemui di lokasi, Jumat (22/11/2019).

Bayu bercerita hujan terjadi pada Kamis (21/11) sore itu berlangsung selama sekitar 30 menit. Bayu menyebut air terjun mulai muncul sejak hujan turun.

Air terjun semakin deras hingga hujan berhenti. "Air terjunnya (terus turun hingga) 15 menit (setelah hujan berhenti) mengecil," lanjutnya.

Bayu mengatakan fenomena 'air terjun' di Tol Becakayu itu baru pertama kali terjadi. Ia spontan merekam air terjun itu dengan ponselnya.

'Air terjun' itu membuat Jalan Kalimalang banjir. Banjir tersebut sempat menyendat arus lalu lintas.



(mea/mea)