detikNews
Jumat 22 November 2019, 21:50 WIB

Dalam 5 Tahun, Wamendes Harap Tak Ada Desa Tertinggal Dekat Jakarta

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Dalam 5 Tahun, Wamendes Harap Tak Ada Desa Tertinggal Dekat Jakarta Foto: Kemendes PDTT
Jakarta - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi mengunjungi 6 desa tertinggal yang terdapat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keenam desa tertinggal yang dikunjungi tersebut yakni Desa Gorowong, Desa Pingku dan Desa Dago yang terletak di Kecamatan Parung Panjang. Kemudian Desa Kertajaya, Desa Taman Sari dan Desa Sukasari yang terletak di Kecamatan Rumpin.

Kunjungan Budi dalam rangka meninjau langsung progres perkembangan pembangunan desa dengan anggaran yang berasal dari dana desa. Selain itu, ia juga ingin mengetahui permasalahan yang terdapat di desa tertinggal.

"Kita akan bantu cari solusinya. Kita ingin, status desa tertinggalnya menjadi desa yang berkembang, maju dan mandiri. Ironis sekali di dekat Jakarta masih ada desa tertinggal," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/11/2019).


Dalam kunjungan tersebut, Budi mengingatkan kepada kepala desa dan masyarakat agar pemanfaatan dana desa yang sebelumnya cenderung ke pembangunan infrastruktur, dapat dialihkan ke program peningkatan SDM desa dan pemberdayaan ekonomi.

"Kalau ada potensi di desa itu seperti pariwisata, kembangkan pariwisata yang ada di desa agar dapat meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat desa," ucapnya.

Menurutnya, desa-desa yang dikunjunginya tersebut tidak terlihat seperti desa tertinggal. Pasalnya, dari segi infrastruktur, akses jalan, dan akses jaringan komunikasinya sudah tersedia.

"Mungkin ada indikator yang masih kurang untuk melepas status desa tertinggalnya. Oleh karena itu, kita berharap agar dana desa ini kita gunakan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi desa," harapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga meninjau sumur yang pembangunannya berasal dari dana desa di Desa Pingku. Sumur penampungan air ini sangat bermanfaat bagi desa karena dapat dimanfaatkan oleh 200 kepala keluarga.


Budi juga meninjau keberadaan Situ Pasir Maung di Desa Dago, Kecamatan Parung Panjang yang rencananya akan dikembangkan menjadi tempat wisata. Situ dengan luas sekitar 13 hektare dan memiliki pulau kecil ditengah situ tersebut bakal dimaksimalkan demi mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Dago karena direncanakan akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Dengan memanfaatkan berbagai potensi yang ada di desa, kami berharap, kurang dari 5 tahun ke depan sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Bogor," katanya.

Untuk mengetahui informasi lainnya dari Kemendes PDTT, klik di sini.
(akn/akn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com