Pro Kontra Usulan Pembubaran Badan Antinarkoba

Round-Up

Pro Kontra Usulan Pembubaran Badan Antinarkoba

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 20:30 WIB
Gedung BNN (Ari Saputra/detikcom)
Gedung BNN (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu menyarankan Badan Narkotika Nasional (BNN) dibubarkan saja jika tak mampu menyelesaikan masalah narkoba. Pernyataan Masinton itu menuai kontroversi.

Masinton menyampaikan itu dalam rapat kerja Komisi III dengan BNN di gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11). Masinton mengatakan BNN memiliki sarana-prasarana bernilai triliunan rupiah. Karena itu, seharusnya BNN mampu mendeteksi dan memberantas narkoba lebih baik lagi.

"Pertanyaannya, Pak, sejauh mana ini kita melakukan peran? Atau kita berkamuflase saja di sini. Rutinitas. Saya nggak mau rapat begini rutinitas dan kita tidak ada bisa menyelesaikan persoalan negara kali yang hari ini. Kalau memang ini jadi rutinitas, saya minta BNN dievaluasi, bubarkan," kata Masinton.

"Kita akan melakukan revisi terhadap Undang-Undang Narkotika. Dilebur saja, nggak perlu lagi. Nggak ada progres. Setiap hari saya cemas dengan anak saya. Tetangga kita ini, Pak, cemas dengan anaknya. Kita takut dengan pergaulan anak kita sendiri hari ini, Pak," sambung dia.


Terkait itu, Kepala BNN Komjen Heru Winarko justru menjelaskan capaian kinerja yang telah dilakukan BNN selama ini. Heru awalnya mengatakan tugas di BNN sudah dibagi dalam sejumlah klaster dan telah bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti kepolisian, TNI, dan pihak Bea-Cukai. Heru juga menyebut peran BNN dalam menangkal narkoba masuk ke Indonesia.

"Dan juga yang luar jaring-jaring informasi, dan banyak yang kita tangkap, tapi juga ditangkal. Kami menangkal bagaimana narkoba ini masuk ke Indonesia. Ini bisa kita tangkal, itu yang kita lakukan. Dan tadi kita sudah sampaikan ke DPR dan itu akan memperkuat itu," ujar Heru di kompleks parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).


Simak Video "Diduga Hasil Penjualan Narkoba, Sebuah Rumah di Kendari Disita"


Selanjutnya
Halaman
1 2 3