detikNews
Jumat 22 November 2019, 19:34 WIB

KPK Pelajari Kewajiban LHKPN bagi 7 Stafsus Milenial Jokowi

Ibnu Hariyanto - detikNews
KPK Pelajari Kewajiban LHKPN bagi 7 Stafsus Milenial Jokowi Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk tujuh staf khusus dari kalangan milenial. KPK menyebut sedang mempelajari ada atau tidaknya kewajiban tujuh staf khusus Presiden untuk menyampaikan LHKPN (laporan harta kekayaan penyelenggara negara).

"Terkait pelaporan LHKPN, kami sedang mempelajari hal tersebut. Namun, yang pasti, jika para staf khusus tersebut merupakan pejabat eselon I atau yang disetarakan, maka termasuk penyelenggara negara sesuai Pasal 2 UU Nomor 28 Tahun 1999," kaya Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (22/11/2019).

Penyampaian LHKPN merupakan kewajiban bagi penyelenggara negara. Febri mengatakan pelaporan LHKPN merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi.

"Pelaporan LHKPN ini merupakan bagian dari pencegahan korupsi. Jika nanti para penyelenggara negara membutuhkan bantuan, silakan datang ke KPK atau dapat menghubungi call center KPK di 198. Nanti akan kami bantu," ujarnya.


Presiden Jokowi sebelumnya memilih staf khususnya. Ada tujuh orang yang dipilihnya dan semuanya adalah milenial.

Berikut daftar ketujuh staf khusus Presiden Jokowi tersebut:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) - Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Tanjung (23) - Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) - Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) - Pendiri Gerakan Sabang Merauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) - Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) - Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) - Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII)


Simak Video "Jokowi Tidak Dadakan Tunjuk Staf Khusus Milenial"



[Gambas:Video 20detik]


(ibh/fdu)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com