DPRD Kota Surabaya Kaji Usulan Perubahan Nama Jalan

Nurcholis Maarif - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 19:14 WIB
Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono (Dok. DPRD Surabaya)
Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono (Dok. DPRD Surabaya)
Jakarta - DPRD Kota Surabaya menindaklanjuti usulan Pemerintah Kota Surabaya tentang perubahan dan penambahan nama beberapa ruas jalan. Usulan tersebut disampaikan melalui rancangan peraturan daerah (raperda).

"Perubahan nama jalan merupakan usulan raperda dari pemkot dan secepatnya harus kita tangani," terang Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono dalam keterangan tertulis, Jumat (22/11/2019).


Setidaknya ada empat ruas jalan mengalami perubahan nama. Menurut Dominikus, dewan kota harus segera bertindak cepat menanggapi usulan tersebut di mana perubahan nama jalan akan ditangani oleh Komisi D.

"Usulan harus segera ditangani, karena menyangkut nasib masyarakat terdampak. Perubahan jalan berimbas pada perubahan alamat rumah, usaha kerja, dan identitas kependudukan," kata Dominikus.

Sebagai informasi, sebelumnya ada beberapa nama pahlawan yang sudah diajukan oleh Pemkot Surabaya antara lain Jalan KH Abdul Wahab Hasbullah menggantikan Jalan Singapore dan Jalan Jawar, Jalan Komjen Pol M.Jasin menggantikan Jalan Menganti, Jalan Pangeran Antasari, Hasanuddin, dan Cut Nyak Dien menggantikan lima jalan di segi delapan Puncak Permai, Jalan Slamet Riyadi menggantikan Jalan Bintang Diponegoro, dan Jalan Kencana menggantikan Jalan Bung Tomo di Kawasan Ngagel, Surabaya.


Sementara untuk usulan penambahan nama jalan meliputi Jalan Luar Lingkar Barat (JLLB) sisi selatan akan diberi nama Jalan Dr Mohammad Hatta, JLLB sisi utara diberi nama Jalan Bung Tomo, dan jalan baru di timur Darmo Park akan dinamai Jalan Dr KH Idham Chalid.

Tonton juga Pembongkaran Masjid di DPRD Surabaya Diprotes, Dewan Menjawab :

[Gambas:Video 20detik]

(ega/ega)