Dikenalkan Jokowi, Pendiri Sabang Merauke Bicara Perdamaian-Toleransi

Dikenalkan Jokowi, Pendiri Sabang Merauke Bicara Perdamaian-Toleransi

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 19:34 WIB
Ayu Kartika Dewi (Andhika Prasetia/detikcom)
Ayu Kartika Dewi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Stafsus milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ayu Kartika Dewi, meyakini Indonesia bisa maju jika bangsa berpikir kritis. Ayu juga berbicara masalah perdamaian dan toleransi.

"Kalau orang-orang bisa berpikir kritis, Indonesia bisa lebih maju dan karena saya peduli banget dengan perdamaian, bisa berkolaborasi, harusnya Indonesia bisa lebih damai, kita ngomongin toleransi tidak jauh-jauh dari kemampuan orang berpikir kritis," ujar Ayu saat dikenalkan Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019).


Perumus Pergerakan Sabang Merauke ini juga berbicara tentang fokus Jokowi pada pembangunan SDM. Ayu menekankan pentingnya generasi muda menjadi penopang.

"Jadi kalau Pak Jokowi selalu menekankan pentingya SDM unggul, ya, apalagi kita akan mengalami atau sedang mengalami bonus demografi, penting banget anak-anak muda beneran menjadi penopangnya Indonesia," katanya.

"Saya pribadi dan teman-teman percaya penting punya 21st century skills ada '4C', yaitu critical thinking, creativity, communication, sama collaboration," imbuhnya.


Seperti diketahui, Jokowi mengenalkan 7 staf khusus baru hari ini dari kalangan milenial. Mereka adalah:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) - Founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Tanjung (23) - Founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) - Founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) - Pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) - Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) - Pendiri Thisable Enterprise
7. Aminuddin Maruf (33) - Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) (dkp/gbr)