Reuni 212 Klaim Dapat Rekomendasi Anies, Pemprov DKI: Masih Pembahasan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 19:25 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Ari Saputra/detikcom)
Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengklaim telah mengantongi rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menggelar Munajat dan Maulid Akbar Reuni Mujahid 212 di Monas, Jakarta Pusat. Namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut masih membahas izin untuk acara tersebut.

"Informasi baru rapat di Monas. Munjirin (Kepala UPT Monas) baru mau rapat, difasilitasi atau nggak," ucap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri saat dihubungi, Kamis (21/11/2019).



Taufan mengaku belum bisa memastikan Pemprov DKI bakal memberikan izin atau tidak. Menurut Taufan, rapat untuk membahas izin kegiatan tersebut akan digelar pada Jumat besok.

"Ini kan dia minta izin tempat, oleh Monas diizinkan atau nggak. Belum rapat, besok baru rapat. Masih dalam pembahasan. Rapatnya baru besok tuh," ucap Taufan.




Pembahasan izin juga melibatkan beberapa instansi lain, khususnya TNI-Polri. Nantinya akan dinilai apakah acara tersebut bisa dilaksanakan atau tidak.

"Rapat itu besok. Kalau besok sudah ada (hasil) baru berani ngomong. Pokoknya unsur samping (polisi, TNI, dll) dan unsur kita," kata Taufan.

Sebelumnya, PA 212 mengaku sudah mengantongi rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menggelar acara di Monas.

"Perlu kita tambahkan bahwa alhamdulillah proses dalam rangka mematangkan acara Reuni 212 nanti pertama tentang perizinan alhamdulillah pertama perlu kita informasikan insyaallah semua berjalan dengan baik dan lancar karena rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta sudah kita dapatkan," kata Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, di Sekretariat DPP FPI, Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Selain rekomendasi Anies, Slamet sudah mengurus perizinan dan pemberitahuan kegiatan kepada pihak kepolisian. Surat dilayangkan ke Polres Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri.

"Kemudian dari Polres Jakarta Pusat juga sudah kita terima kemudian dari Kabag Ops juga kita sudah terima untuk proses perizinan di acara reuni sehingga alhamdulillah untuk urusan perizinan tidak mengalami hambatan yang berarti, pemberitahuan pun sudah kita layangkan dan untuk Polda Metro Jaya kita juga sudah sampaikan ke Polda Metro Jaya, ke Mabes Polri kita sudah layangkan pemberitahuannya," ujar Slamet. (aik/knv)