Komisi III Cecar soal Pencegahan Aksi Teror, BNPT Beri Penjelasan

Komisi III Cecar soal Pencegahan Aksi Teror, BNPT Beri Penjelasan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 14:04 WIB
Kepala BNPT Suhardi Alius  (Lamhot Aritonang/detikcom)
Kepala BNPT Suhardi Alius (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir menanyakan soal kinerja BNPT dalam mendeteksi kasus terorisme. Kepala BNPT Suhardi Alius memberi penjelasan.

"Pertanyaannya Bapak, Pak Ketua, masalah sudah bunyi kok baru dikejar. Tadi saya katakan bahwa memang modus mereka itu bergerak, tapi berubah-ubah. Kalau itu sudah bunyi, pasti dikejar Pak, tapi kalau itu dia belum kumpul, belum bisa kumpul, nggak bisa terdeteksi," kata Suhardi di Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).


Suhardi lalu mempersilakan Deputi Penindakan BNPT Budiono Sandi untuk memberikan penjelasan terkait kasus penusukan eks Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang. Budiono menyebut BNPT sudah memberikan masukan kepada Densus 88 terkait informasi intelijen tentang jaringan teroris yang ada di Pandeglang.

"Kami sampaikan bahwa pada kasus kejadian Pak Wiranto itu BNPT sudah memberikan masukan kita, input kepada Polri, khususnya Densus 88, baik berupa informasi intelijen atau informasi yang lainnya mengenai jaringan teroris yang ada di Pandeglang yang akan melakukan teror," ujar Budiono.
Selanjutnya
Halaman
1 2