detikNews
2019/11/21 12:06:13 WIB

Jemput Bola Investor di Bali, Jaksa Bikin Satgas Pengaman Investasi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jemput Bola Investor di Bali, Jaksa Bikin Satgas Pengaman Investasi Pembentukan Satgas Pengamanan Investasi di Kejati Bali (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Denpasar - Seturut dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan ruang terbuka bagi investasi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali membentuk satuan tugas atau satgas. Nantinya satgas itu akan memberikan lampu hijau bagi para investor di Bali apabila menemui hambatan dalam berinvestasi sepanjang tidak melanggar hukum.

"Kita akan buat informasi bahwa kita melayani percepatan investasi di Bali. Nanti mereka-mereka yang mau invest, yang merasa memerlukan kita, merasakan hambatan-hambatan (silakan) menyampaikan ke kita," ucap Kepala Kejati Bali, Idianto, di kantornya, Jalan Tantular, Renon, Bali, Kamis (21/11/2019).

"Kita ekspos dulu hambatannya apa. Dari ekspos itu nanti kita akan terjun ke lapangan (mengecek) apakah benar hambatan itu dan nanti kita akan memangkas hambatan itu. Sepanjang ini tidak melanggar hukum, tentunya kita luruskan dan percepat," imbuhnya.




Lantas hambatan apa yang selama ini diketahui?

Menurut Idianto, para investor kerapkali kurang memahami regulasi yang ada di Indonesia. Selain itu ada pula hambatan berupa oknum-oknum yang memanfaatkan situasi dengan mencari keuntungan dari investor.

"Biasa yang dialami investor itu regulasi, pemahaman dari kita nggak begitu menguasai, ada juga hambatan oknum yang memanfaatkan mau mendapatkan keuntungan pribadi sehingga sebelum mendapatkan keuntungan ini mencari-cari, menghambat. Dengan adanya ini kita mau pangkas itu, oknum birokrasi dan termasuk selama ini aparat penegak hukum itu termasuk analisis dari presiden," kata Idianto.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com