Round-Up

Cerita Pemberhentian Terhormat Ustaz Abdul Somad

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 20:30 WIB
Ustaz Abdul Somad (Ari Saputra/detikcom)
Ustaz Abdul Somad (Ari Saputra/detikcom)


Rektor UIN Suska Prof DR Akhmad Mujahidin menjelaskan surat permohonan pertimbangan tersebut dikirim pada 6 November 2019. Surat tersebut dikirim setelah surat pemanggilan tiga kali ke UAS tidak mendapat respons.

"Kita sudah tiga kali melayangkan surat klarifikasi kepada UAS terkait pengunduran dirinya. Namun hingga kini tidak mendapat jawaban, tidak pernah hadir untuk memberikan klarifikasi," kata Akhmad kepada detikcom, Selasa (12/11).

Menurut Akhmad, pertimbangan dari Sekjen Kemenag saat dibutuhkan untuk mengambil keputusan akhir terhadap permohonan surat pengunduran diri ASN yang diajukan UAS.



Sepekan kemudian, Akhmad menyetujui surat pengunduran diri UAS. Persetujuan itu diberikan setelah Kemenag memberikan kewenangan ke pihak kampus.

Permohonan UAS pun dikabulkan. Somad tak lagi jadi dosen PNS per 1 Desember 2019. Akhmad menjelaskan UAS diberhentikan dari status PNS secara terhormat.

"Kami sudah mengikuti semua prosedur yang ada untuk mengabulkan surat permohonan pengunduran diri UAS sebagai PNS. Dia kami berhentikan dengan hormat. Dia terhormat banget," kata Akhmad, Rabu (20/11).

Akhmad menjelaskan pihaknya tidak mungkin mempertahankan UAS. Sebab, pengunduran diri sebagai dosen datang dari ustaz kondang itu sendiri.



"Jadi beliau itu kehormatannya sangat terjaga. Lain hal kalau diperiksa KASN, keputusannya malah diberhentikan tidak hormat kan lain lagi. Tentu Rektor mengambil keputusan berdasarkan regulasi di atasnya. Sekarang kan Sekjen (Kemenag) kasih solusi, ya berhentikan dengan hormat, ya itu kan hak rektor, ya sudah, kami luruskan saja," kata Akhmad.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3